Trending

HORE! 2024, Jalan Tembus Banjarbaru-Batulicin Sudah Bisa Dilewati

RAMPUNG - Sisa sekitar 35 persen lagi jalan alternatif yang menghubungkan Kota Banjarbaru dengan Kabupaten Tanah Bumbu akan rampung pada 2024. (dinas pupr kalsel)


BANUATODAY.COM, BANJARBARU - Rombongan Tenaga Ahli Gubernur Percepatan Pembangunan, Apriansyah bersama Syahbuddin dan Wahyuddin melakukan peninjauan pembagunan Jalan alternatif Banjarbaru-Batulicin yang progresnya sudah mencapai 65 persen.

Peninjauan jalan tersebut langsung didampingi Kepala Dinas PUPR Kalsel, Ahmad Solhan, Sekretaris PUPR Kalsel, Andri Fadli, Kabid Bina Marga, Azan Syariful Muaz dan Kepala Biro Administrasi Pembangunan Gusti Rahmad dan pejabat lainnya. 

Apriansyah mengatakan selain meninjau langsung ke lapangan, pihaknya juga ingin mengevaluasi proyek pembangunan strategis milik Pemprov Kalsel.

“Ini juga salah satu proyek strategis Pemprov Kalsel yang dampaknya sangat bagus untuk mempelancar arus lalu lintas angkutan barang,” katanya, Selasa (12/12/2023).

Ia mengaku, sudah menjadi tugas timnya melakukan peninjauan sekaligus mengevaluasi proyek strategis milik Pemprov Kalsel tersebut, agar bisa mengetahui langsung apa yang menjadi kendala dan apakah dapat selesai sesuai target yang sudah ditentukan.

“Mudah-mudahan untuk Jalan bebas hambatan Banjarbaru-Batulicin  bisa selesai di tahun 2024 dan dapat dilewati masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Kalsel, Ahmad Solhan menyampaikan sampai saat ini progres pembangunan jalan alternatif Banjarbaru-Batulicin sebesar 65 Persen. 

“Dipastikan tahun 2024 akan tersambung dan selesai,” kata Solhan didampingi Kabid Bina Marga Azan Syariful Muaz.

Solhan mengatakan pembangunan jalan Banjarbaru-Batulicin dikerjakan secara bertahap setiap tahunnya. 

Hingga September 2023 pihaknya telah menyelesaikan pengaspalan sepanjang 50 Km, kemudian dilanjutkan pada anggaran perubahan kembali di aspal sepanjang 15 Km.

“Jika ditotal hingga akhir tahun 2023 mendatang sudah teraspal 75 km dari total panjang ruas 100 km. Masih ada tersisa 30 km dan dikerjakan tahun 2024,” ujarnya.

Oleh karena itu, pada tahun 2024 pihaknya akan menyelesaikan ruas tersebut sepanjang 30 km yang belum teraspal. Selain jalan, pemerintah juga perlu membangun 2 jembatan panjang dan 15 box culvert agar ruas tersebut benar-benar tersambung.

“Rencananya, 30 km dan 2 jembatan besar serta 15 box culvert it akan dikerjakan pada anggaran tahun 2024 mendatang. Mudahan rampung pada 2024,” pungkasnya. (Pem/niz)

Lebih baru Lebih lama