Trending

Komisi I DPRD Kalsel Pelajari Pembuatan Raperda Inisiatif di DPRD Jatim

RAPAT: Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Kalimantan Selatan melakukan studi komparasi ke DPRD Jawa Timur (Jatim) di Surabaya - Foto Dok


BANUATODAY.COM, SURABAYA – Perdalam mengenai Raperda Inisiatif yang membidangi Pemerintahan, Hukum dan HAM Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Kalimantan Selatan melakukan studi komparasi ke DPRD Jawa Timur (Jatim) di Surabaya, senin (15/1/2023).

BACA JUGA: Indosat Perkuat Jaringan di Haul Guru Sekumpul, IM3 Siapkan Posko Rest Area dan Media Center

Ketua komisi I DPRD Provinsi Kalsel Dra. Hj. Rachmah Norlias mengatakan selaku komisi yang membidangi pemerintahan dan hukum, kami perlu untuk mendalami berkenaan dengan Raperda yang relevan dengan tugas pokok komisinya.


“Ada beberapa hal yang kita dapatkan hari ini, di Komisi A DPRD Provinsi Jawa Timur ada empat raperda yang sudah selesai tinggal pelaksanaannya, ada perda narkotika, kemudian organisasi kemasyarakatan dan pelayanan publik yang sedang diselesaikan sekarang karena ada penyesuaian Undang-Undang,” ujarnya.


Ditambahkannya lagi, ada yang sangat menarik dikomisi jatim ini, disini ada TA (Tenaga Ahli) tersendiri untuk masing-masing komisi, kalau di Kalsel menurut Ibu Amah tidak ada TA untuk komisi hanya ada untuk setiap Fraksi.

Ibu Amah dan seluruh anggota Komisinya berkomitmen untuk memberikan yang terbaik sesuai apa yang dibidangi agar nantinya produk-produk hukum yang berupa perda bisa dirasakan manfaatnya secara nyata oleh masyarakat Kalsel.

BACA JUGA: Jasa Raharja Kalsel Ikuti Rakor Lintas Sektoral Kesiapan Haul ke-19 Guru Sekumpul

Rombongan Komisi I DPRD Provinsi Kalsel disambut langsung oleh Ketua Komisi A DPRD Provinsi Jatim Adam Rusydi, S.Pd. Dirinya mengucapkan terima kasih atas kehadiran rombongan wakil rakyat di Banua.

“Tentu kami berharap kerja sama ini bisa berlanjut karena kami meyakini setiap daerah memiliki kelebihan dan kekurangannya begitu juga kami di DPRD Provinsi Jawa Timur ini, sehingga studi komparasi ini tentu bisa saling mengisi,” tutupnya. (nz/fs)

Lebih baru Lebih lama