Trending

Acil Odah Gencarkan Program Dinkes Kalsel Libatkan Pelajar dan Remaja Peduli Stunting

ACIL ODAH - Kepala Dinas Kesehatan Kalsel Hj. Raudatul Jannah atau Acil Odah (pemprov kalsel)

BANUATODAY.COM, BANJARMASIN - Kepala Dinas Kesehatan, Hj Raudatul Jannah atau Acil Odah, mendukung program Gerakan Pelajar, Remaja Sadar dan Peduli Stunting (GELAR DARLING).

Gerakan ini merupakan program Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Selatan (Kalsel) melalui Dinas Kesehatan Kalsel.

Hal tersebut disampaikan Acil Odah melalui Kabid Kesehatan Masyarakat, Nurul Ahdani mengatakan.

"Hal tersebut dilakukan untuk penguatan 1.000 hari pertama kehidupan (HPK), salah satunya adalah dengan minum TTD bagi ibu hamil dan remaja (calon pengantin) utk persiapan ibu hamil. Untuk ibu hamil agar tidaj terjadi anemia d anjurkan minum TTD sebanyak 90 tablet selama kehamilan," ujarnya.

Sedangkan untuk remaja puteri yg kadar Hb nya normal dianjurkan rutin mengkonsumsi tablet tambah darah 1X dalam seminggu dan bagi rematri yang anemia dianjurkan minum TTD selama tujuh hari, kata Nurul.

Nurul mengatakan, untuk remaja putri mengkonsumsi tablet tambah darah karena akan menjadi ibu dan mengalami menstruasi. Hal ini dikarenakan secara alami rematri akan kehilangan banyak darah, jika tidak diimbangi dengan minum TTD rematri tersebut akan mengalami anemia (kadar HB remaja putri itu dibawah standar (kurang dari 12 mg/DL).

“Anemia ini menurut penelitian mempunyai risiko kejadian stunting karena akan melahirkan bayi yg BBLR (Berat Badan Lahir Rendah) yaitu dibawah 2.500 gram,” ujar Nurul.

Oleh karena itu, peran pelajar tingkat SMA/SMK untuk aktif berpartisipasi pada Gerakan Pelajar, Remaja Sadar dan Peduli Stunting (GELAR DARLING) sangat diperlukan dalam rangka agen pencegahan dan percepatan penurunan Stunting.

“Melalui GELAR DARLING diharapkan mampu menjadi agen pencegahan dari hulu baik terkait stunting secara spesifik maupun untuk permasalahan gizi remaja secara umum yakni, anemia, kekurangan energi kronis dan potensi obesitas sebagai dampak dari perilaku gizi remaja,” jelas Nurul. (adp/sun)

Lebih baru Lebih lama