Trending

Polda Kalsel Pantau Jalur Mudik Jelang Operasi Ketupat Intan 2026

MUDIK - Dirlantas melakukan survei jalan menjelang musim mudik pada 2026 ini. (Humas)

BANUATODAY.COM, BANJARBARU - Kurang dari satu bulan lagi akan memasuki Ramadan, yang tentunya sebulan kemudian akan memasuki Idul Fitri.

Di saat Idul Fitri, momentum yang paling marak yang sangat identik dengan masyarakat Indonesia adalah tradisi mudik.

Menghadapi musim mudik 2026, Direktorat Lalu Lintas Polda Kalimantan Selatan (Ditlantas Polda Kalsel) melakukan survei jalur mudik sekaligus persiapan Operasi Ketupat Intan 2026.

Direktur Lantas Polda Kalsel, Kombes Pol Fahri Siregas, mengatakan survei dilakukan untuk memastikan jalur yang akan digunakan pemudik aman dan berkeselamatan.

Jalan yang disurvei jalan seperti pesisir Kalimantan Selatan, yakni By Pass Banjarbaru- Batulicin pada Rabu (21/1) dan Kamis (22/1) lalu.

Survei ini dipimpin langsung Dirlantas, rombongan melalui jalur darat menggunakan kendaraan roda empat mulai kantor Ditlantas Polda Kalsel di Banjarbaru menuju Kabupaten Kotabaru.

"Jalan menuju Kabupaten Tanah Bumbu dan Kotabaru ini memang cukup tinggi angka kecelakaan lalu lintasnya, makanya menjadi salah satu perhatian kami," jelas Fahri.

Dari observasi yang dilakukan, ungkapnya, beberapa ruas jalan masih berpotensi rawan terjadi kecelakaan.

Di antaranya ada jalan yang berpasir hingga rusak serta kerawanan dikarenakan tikungan tajam dan sebagainya.

Fahri pun mengapresiasi jajaran Satlantas Polres Kotabaru bersama Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) yang telah melakukan berbagai upaya mencegah terjadinya laka lantas.

Termasuk langkah konkret pemerintah daerah dengan penyediaan 600 penerangan jalan umum di beberapa ruas jalan di Kotabaru.

Kemudian melengkapi keselamatan jalan seperti rambu pada kondisi geografis struktur geometrik jalan berupa jalan yang sempit dengan tikungan yang tajam.

"Langkah pemerintah daerah bersama Forum LLAJ yang dimotori Satlantas Polres Kotabaru kami nilai sudah cukup optimal, semoga segala upaya ini bisa menekan angka laka lantas di musim mudik lebaran tahun ini," harap Fahri.

Kepada masyarakat pengguna jalan, Dirlantas kembali mengimbau agar tetap mematuhi aturan berlalu lintas terutama batas kecepatan karena hal ini paling sering menjadi penyebab terjadinya fatalitas korban kecelakaan.

Setelah dari Kotabaru, Dirlantas dan rombongan kembali ke Banjarbaru dengan melintasi jalur utara menuju Kabupaten Tabalong hingga ke perbatasan Kalimantan Timur.

Kemudian menuju perbatasan Kalimantan Tengah di Kabupaten Hulu Sungai Utara hingga terus ke Kabupaten Hulu Sungai Tengah dan Hulu Sungai Selatan hingga di titik akhir melintasi Kabupaten Barito Kuala.

Diketahui pada tahun 2025, Ditlantas Polda Kalsel dan Polres jajaran berhasil menurunkan angka kecelakaan dari 389 orang meninggal dunia di tahun 2024 turun menjadi 266 jiwa di tahun 2025.

Keberhasilan ini berkat langkah yang dilakukan secara komprehensif dan holistik dengan mengedepankan langkah pencegahan dan penanganan. (net/ewa)

Lebih baru Lebih lama