![]() |
| IBADAH: 10 Malam terakhir Ramadan 1447 Hijriah, Bank Kalsel ajak masyarakat maksimalkan ibadah - Foto Dok |
BANUATODAY.COM, BANJARMASIN – Memasuki 10 malam terakhir Ramadan 1447 Hijriah, Bank Kalsel mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya Sahabat Bank Kalsel dan kalangan milenial (Akselenials), untuk memaksimalkan ibadah.
Ajakan tersebut difokuskan pada peningkatan keimanan sekaligus memperbanyak amal kebaikan melalui zakat, infak, dan sedekah (ZIS).
Momentum 10 malam terakhir Ramadan dikenal sebagai waktu yang penuh kemuliaan. Dalam ajaran Islam, fase ini menjadi waktu terbaik untuk memperbanyak ibadah, sebagaimana dicontohkan Rasulullah SAW yang semakin bersungguh-sungguh dalam beribadah dibandingkan malam-malam sebelumnya.
Melalui pesan edukasi, Bank Kalsel mengajak masyarakat tidak hanya meningkatkan ibadah seperti salat malam dan zikir, tetapi juga memperkuat kepedulian sosial.
“Selain memperbanyak salat malam dan zikir, mari kita ketuk pintu langit dengan berbagi kepada sesama. Menunaikan kewajiban zakat dan memperbanyak sedekah di hari-hari mulia ini menjanjikan pahala yang berlipat ganda,” tulis Bank Kalsel dalam keterangannya.
Untuk memfasilitasi niat baik masyarakat, Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Bank Kalsel telah menyiapkan berbagai program penyaluran bantuan yang aman dan tepat sasaran.
Ketua UPZ Bank Kalsel, Doso Setiawan, mengajak masyarakat untuk turut berpartisipasi dalam program kebaikan tersebut.
“Bagi donatur dan Sahabat Bank Kalsel yang ingin menyisihkan sebagian hartanya untuk membantu saudara kita yang membutuhkan, dapat berpartisipasi melalui program-program yang diinisiasi UPZ Bank Kalsel,” ujarnya.
Penyaluran zakat, infak, dan sedekah dapat dilakukan melalui rekening resmi UPZ di Bank Kalsel Syariah, yakni:
Rekening zakat: 6500844928
Rekening infak dan sedekah: 6500846214
Melalui ajakan ini, Bank Kalsel berharap semangat berbagi di bulan Ramadan tidak hanya menjadi sarana membersihkan harta, tetapi juga mempererat tali silaturahmi serta membantu meringankan beban masyarakat yang membutuhkan. (naz/fsl)

