![]() |
| PANEN: Salah satu wartawan memanen jamur tiram yang telah berkembang dengan sempurna - Foto Dok |
BANUATODAY.COM, BANJARBARU – Di tengah rangkaian kegiatan media gathering PLN UID Kalselteng, para jurnalis diajak melihat langsung geliat usaha petani jamur tiram di Desa Jolali, Kecamatan Landasan Ulin, Kota Banjarbaru. Kunjungan ini memperlihatkan peningkatan produktivitas usaha masyarakat yang didukung melalui program PLN Peduli.
Usaha budidaya jamur tiram yang dikembangkan Andi Ariyanto bersama komunitasnya menjadi salah satu contoh pemberdayaan ekonomi berbasis potensi lokal. Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 29 jurnalis dari 20 media melihat langsung proses produksi dari hulu hingga hilir.
Andi Ariyanto menjelaskan, media tanam jamur atau baglog dibuat dari campuran serbuk gergaji, dedak, kapur, nutrisi, dan air yang difermentasi sebelum melalui proses sterilisasi.
“Dalam satu kali produksi, kami bisa mensterilisasi hingga 900 sampai 1.000 baglog, yang kemudian siap untuk dibudidayakan hingga panen,” ujarnya.
Dengan kapasitas kumbung mencapai 5.000 baglog, produksi jamur tiram dapat mencapai 10 hingga 15 kilogram per hari, tergantung kondisi cuaca. Selain memproduksi jamur segar, kelompok ini juga membuka ruang edukasi bagi masyarakat yang ingin belajar budidaya jamur.
“Banyak kelompok masyarakat, sekolah, dan instansi yang berkunjung untuk belajar bersama di sini, karena proses yang kami lakukan ramah lingkungan. Sisa media tanam yang sudah tidak produktif dapat dimanfaatkan menjadi pupuk kompos,” ujar Andi.
Ia menambahkan, dukungan dari program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) PLN UID Kalselteng memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan kapasitas usaha.
“Bantuan PLN mulai berjalan sejak 2023, kami merasakan perbedaan yang sangat signifikan. Pekerjaan menjadi lebih cepat dan efisien, serta hasil produksi juga meningkat,” katanya.
General Manager PLN UID Kalselteng, Iwan Soelistijono, dalam keterangan tertulis menyampaikan bahwa program PLN Peduli menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
“PLN terus berupaya menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui program pemberdayaan. Kami ingin memastikan kehadiran PLN tidak hanya menghadirkan listrik, tetapi juga mampu mendorong peningkatan ekonomi dan kemandirian masyarakat,” kata Iwan.
Melalui program PLN Peduli, PLN berharap dapat terus menciptakan peluang usaha baru yang berdampak langsung bagi masyarakat. Upaya ini juga diharapkan mampu memperkuat kemandirian ekonomi sekaligus menghadirkan manfaat yang berkelanjutan di berbagai sektor.
Sumber: PLN

