| MUSYAWARAH: Rapat Pimpinan Kota (Rapimkot) Kadin Kota Banjarmasin membahas program kerja organisasi sekaligus persiapan Musyawarah Kota (Mukota) yang akan digelar pada Agustus 2026 - Foto Dok Naza |
BANUATODAY.COM, BANJARMASIN – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Banjarmasin menggelar Rapat Pimpinan Kota (Rapimkot) di Hotel Rattan Inn Banjarmasin sebagai bagian dari amanat Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) organisasi. Selain mengevaluasi dan membahas program kerja, Rapimkot juga menjadi forum untuk mempersiapkan pelaksanaan Musyawarah Kota (Mukota) Kadin Banjarmasin yang dijadwalkan berlangsung pada Agustus 2026, Selasa (21/7/2026).
Ketua Kadin Kota Banjarmasin, Muhammad Akbar Utomo Setiawan, mengatakan Rapimkot merupakan agenda wajib dalam setiap periode kepengurusan. Melalui forum tersebut, Kadin menyusun berbagai program strategis yang akan dijalankan sekaligus mempersiapkan proses regenerasi kepengurusan melalui Musyawarah Kota.
"Rapimkot ini sesuai dengan AD/ART Kadin. Dalam satu masa kepengurusan wajib dilaksanakan rapat pimpinan kota yang membahas program kerja. Kali ini juga menjadi persiapan Musyawarah Kota yang Insya Allah dilaksanakan pada Agustus 2026," ujarnya.
Akbar menjelaskan, penguatan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menjadi salah satu fokus utama organisasi. Sebagai mitra strategis pemerintah, Kadin berkomitmen mendorong pertumbuhan ekonomi Kota Banjarmasin melalui peningkatan kapasitas dan pendapatan para pelaku UMKM.
Menurutnya, salah satu persoalan yang masih dihadapi pelaku UMKM adalah keterbatasan ruang atau lokasi untuk memasarkan produk mereka. Karena itu, Kadin berencana berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Banjarmasin dan berbagai organisasi untuk menyediakan wadah yang dapat dimanfaatkan para pelaku usaha.
"Kami ingin menyiapkan tempat atau ruang bagi UMKM untuk berjualan. Selama ini setiap ada kegiatan, permintaan dari pelaku UMKM sangat tinggi, namun belum semuanya bisa terakomodasi. Mudah-mudahan tahun ini atau tahun depan sudah ada wadah di bawah naungan Kadin yang benar-benar bisa dirasakan manfaatnya oleh para pedagang UMKM di Kota Banjarmasin," katanya.
Ia berharap Rapimkot mampu menghasilkan program kerja yang benar-benar berdampak bagi anggota maupun masyarakat. Selain itu, Musyawarah Kota mendatang diharapkan melahirkan kepengurusan baru yang mampu memperkuat peran Kadin sebagai mitra pemerintah dalam pembangunan ekonomi daerah.
Sementara itu, Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kota Banjarmasin, Muhammad Ikhsan Alhak, menegaskan Pemerintah Kota Banjarmasin memandang Kadin sebagai mitra penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Menurutnya, pengalaman panjang yang dimiliki Kadin menjadi modal besar dalam memberikan masukan kepada pemerintah, khususnya terkait pengembangan sektor UMKM.
"Kadin merupakan salah satu mitra pemerintah kota dalam menggerakkan perekonomian masyarakat. Sebagai organisasi yang sudah lama berdiri dan berpengalaman, tentu keberadaannya sangat penting dan kami berharap banyak masukan dari Kadin dalam mengembangkan ekonomi Kota Banjarmasin, khususnya sektor UMKM," ujarnya.
Ikhsan menyebut berbagai gagasan seperti penyelenggaraan expo maupun bazar dapat menjadi salah satu bentuk stimulus untuk menggerakkan roda perekonomian di tengah kondisi ekonomi yang masih memerlukan dorongan.
"Kita memang membutuhkan kegiatan-kegiatan seperti expo atau bazar. Dalam situasi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih, diperlukan berbagai stimulus agar ekonomi masyarakat terus bergerak dan berkembang," katanya.
Melalui sinergi antara Pemerintah Kota Banjarmasin dan Kadin, diharapkan berbagai program pemberdayaan UMKM dapat semakin berkembang, sehingga mampu meningkatkan daya saing pelaku usaha lokal sekaligus memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. (naz/fsl)
