Trending

1,5 Ton Telur Itik dari BPTU-HPT Pelaihari di Pasar Murah HUT RI

 

TELUR : Masyarakat antusias membeli telur itik di Pasar murah HUT RI/foto:riza

BANUATODAY.COM,TAMBANGULANG- Balai Pembibitan Ternak Unggul dan Hijauan Pakan Ternak (BPTU-HPT) Pelaihari mengeluarkan sebanyak 1,5 ton telur itik dalam kegiatan Pasar Murah 2026 yang digelar di halaman kantor BPTU-HPT Pelaihari, Rabu (19/08) pagi.

Kegiatan tersebut digelar dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dan mendapat antusiasme masyarakat. Sejumlah warga yang tinggal di sekitar kantor BPTU-HPT Pelaihari bahkan telah mengantre sebelum pasar murah dibuka.

Pasar murah secara resmi dibuka oleh Bupati Tanah Laut (Tala), yang diwakili Staf Ahli Bidang Pembangunan, Ekonomi dan Keuangan, H Iwan Persada.

Kepala BPTU-HPT Pelaihari, Arie Sutanto, mengatakan penyediaan 1,5 ton telur itik menjadi salah satu bentuk pemanfaatan hasil peternakan untuk memberikan akses pangan hewani dengan harga yang lebih terjangkau bagi masyarakat.

“Pada kegiatan hari ini, BPTU-HPT Pelaihari menyediakan sejumlah komoditas pangan dan produk peternakan untuk masyarakat, antara lain telur itik sebanyak 1,5 ton, beras 500 kilogram, gula 500 kilogram, minyak, serta karkas itik,” ujarnya.

Menurut Arie, jumlah telur itik yang disediakan dalam pasar murah tahun ini mengalami peningkatan dibanding pelaksanaan sebelumnya. Hal tersebut menjadi bagian dari komitmen BPTU-HPT Pelaihari untuk terus meningkatkan pemanfaatan hasil peternakan agar dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Beberapa kali BPTU-HPT Pelaihari melaksanakan pasar murah dengan volume telur yang dijual selalu meningkat hingga mencapai 1,5 ton pada hari ini,” katanya.

Selain telur itik, masyarakat juga dapat membeli sejumlah kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, seperti beras, gula dan minyak goreng. BPTU-HPT Pelaihari turut menyediakan karkas itik sebagai produk peternakan.

Kegiatan tersebut juga dirangkai dengan berbagai layanan dan produk lainnya. Di antaranya stan produk UMKM Dharma Wanita Persatuan (DWP) BPTU-HPT Pelaihari, pemeriksaan kesehatan gratis serta pelayanan teknis peternakan.

Arie menegaskan, pasar murah tidak sekadar menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, tetapi juga menjadi wujud kehadiran pemerintah dalam membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pangan.

“Melalui penyediaan pangan dengan harga yang terjangkau, kita membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari. Melalui pemanfaatan produk peternakan lokal, kita mendorong perputaran ekonomi,” jelasnya.

Sementara itu, Staf Ahli Bupati Tala Bidang Pembangunan, Ekonomi dan Keuangan, H Iwan Persada, mengapresiasi pelaksanaan pasar murah yang dinilai memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

Menurutnya, kegiatan tersebut juga sejalan dengan upaya pemerintah dalam menjaga stabilitas harga bahan pokok sekaligus membantu pengendalian inflasi daerah.

“Pasar murah seperti ini manfaatnya dapat dirasakan langsung masyarakat, terutama dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari,” kata Iwan.

Ia berharap sinergi antara BPTU-HPT Pelaihari dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tala terus diperkuat. Bahkan, kegiatan serupa diharapkan dapat diperluas ke kecamatan lain sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih banyak masyarakat. (frz/rdh).

Lebih baru Lebih lama