Trending

37 Atlet Ramaikan Walikota Cup 2026, Bridge Mulai Dikenalkan sebagai Olahraga Prestasi di Banjarmasin

OLAHRAGA: Open Tournament Walikota Cup 2026 digelar di Banjarmasin/Foto Medcent Banjarmasin.


BANUATODAY.COM, BANJARMASIN – Upaya memperkenalkan olahraga bridge kepada masyarakat Kota Banjarmasin terus dilakukan. Salah satunya melalui ajang Banjarmasin Bridge Open Tournament Walikota Cup 2026 yang digelar Gabungan Bridge Seluruh Indonesia (Gabsi) Kota Banjarmasin bersama Pemerintah Kota Banjarmasin.

Turnamen yang berlangsung di Aula FISIP Universitas Lambung Mangkurat (ULM), Sabtu–Minggu (8–9/8/2026), tersebut turut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-500 Kota Banjarmasin.

Sebanyak 137 atlet ambil bagian dalam kompetisi tersebut. Peserta terdiri dari 51 atlet kategori Under 23 (U-23) dan 86 atlet kategori umum.

Ketua Pelaksana Banjarmasin Bridge Open Tournament Walikota Cup 2026, Sabrie Madani, mengatakan pertandingan mempertandingkan dua nomor utama, yakni nomor Empat Kawanan atau beregu pada hari pertama dan nomor pasangan pada hari kedua.

“Pertandingan memperebutkan gelar di dua nomor utama, yaitu nomor Empat Kawanan (beregu) di hari pertama dan nomor Pasangan di hari kedua,” ujar Sabrie.

Tak hanya diikuti atlet asal Banjarmasin dan daerah lain di Kalimantan Selatan, turnamen ini juga menarik peserta dari luar provinsi. Sejumlah atlet datang dari Sampit, Palangka Raya, Katingan hingga Kapuas.

Menurut Sabrie, kehadiran peserta dari berbagai daerah menunjukkan bahwa olahraga bridge memiliki potensi untuk terus berkembang apabila dikemas melalui kompetisi yang menarik dan kompetitif.

Di tengah upaya pengembangan tersebut, pengurus Gabsi Kota Banjarmasin masih menghadapi keterbatasan sarana dan prasarana pertandingan. Namun, kondisi itu tidak menjadi penghalang untuk tetap menggelar kompetisi.

Panitia bahkan melakukan kolaborasi dengan pengurus Gabsi dari daerah lain dengan meminjam sejumlah meja pertandingan dan perlengkapan dari Gabsi Kabupaten Tanah Laut dan Kotabaru.

Dari sisi pemerintah daerah, keberadaan turnamen ini mendapat apresiasi. Wakil Wali Kota Banjarmasin, Ananda, menilai bridge memiliki manfaat positif, khususnya dalam melatih kemampuan berpikir dan menjaga kesehatan otak.

“Permainan bridge ini banyak sekali manfaatnya, terutama untuk kesehatan otak dan pikiran. Melalui turnamen ini, kita berharap keberadaan bridge makin dikenal, sekaligus mengasah kompetensi dan kebugaran mental para atlet,” ungkap Ananda.

Ia juga menyampaikan komitmen Pemerintah Kota Banjarmasin bersama KONI untuk memperhatikan kebutuhan fasilitas pendukung bagi olahraga bridge. Dukungan tersebut diharapkan dapat membantu proses pembinaan atlet sekaligus memperluas pengenalan olahraga bridge kepada masyarakat.

Sementara itu, Ketua KONI Kota Banjarmasin Hermansyah mengatakan pengembangan olahraga bridge membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, terutama dalam hal sosialisasi dan pembinaan atlet.

“Cabang olahraga bridge makin hari makin dikenal luas. Ini tugas kita bersama, khususnya pengurus cabang, untuk membumikan dan mensosialisasikan bridge sebagai olahraga prestasi yang merakyat,” tegas Hermansyah.

Menurutnya, turnamen seperti Walikota Cup dapat menjadi salah satu sarana untuk memperkenalkan bridge kepada generasi muda sekaligus membuka peluang munculnya atlet-atlet baru.

Dengan digelarnya Banjarmasin Bridge Open Tournament Walikota Cup 2026 dalam rangka Hari Jadi ke-500 Kota Banjarmasin, olahraga bridge diharapkan semakin dikenal masyarakat dan berkembang sebagai salah satu cabang olahraga prestasi di Kota Seribu Sungai. (naz/fsl)

Lebih baru Lebih lama