Trending

69 FC Juara Bupati Cup 2026, Menang Dramatis Lewat Adu Penalti

 

JUARA: Kesebelasan 69 FC berhasil menjadi juara pada turnamen Bupati Cup 2026 di Lapangan Sepakbola Salam Babaris/foto:riza

BANUATODAY.COM,TAPIN – Drama adu penalti mewarnai partai final Bupati Cup 2026 di Lapangan Sepak Bola Salam Babaris, Kecamatan Salam Babaris, Kamis (13/08) sore.

69 FC akhirnya keluar sebagai juara setelah menundukkan Panca B FC melalui drama tos-tosan dengan skor 6-5.Pertandingan final berlangsung meriah. Ribuan penonton memadati sisi lapangan untuk menyaksikan duel kedua kesebelasan yang sejak awal berlangsung ketat.

Jual beli serangan terjadi sepanjang pertandingan. Setiap peluang yang tercipta membuat penonton di pinggir lapangan ikut tegang. Teriakan suporter pecah setiap kali bola mendekati gawang.

Namun hingga dua babak pertandingan berakhir, kedua tim belum mampu memecah kebuntuan. Skor tetap imbang, sehingga pertandingan harus ditentukan melalui adu penalti.

Dalam drama tos-tosan tersebut, mental pemain 69 FC lebih teruji. Mereka akhirnya memastikan kemenangan dengan skor 6-5 sekaligus membawa pulang gelar juara Bupati Cup 2026.

Partai puncak tersebut turut disaksikan Bupati Tapin H Yamani, Ketua DPRD Tapin Achmad Riduan Syah, Kapolres Tapin AKBP Weldi Rozika, serta jajaran pejabat lainnya.

Bupati Tapin H Yamani mengaku bersyukur pelaksanaan final berlangsung meriah. Antusiasme masyarakat yang datang menyaksikan pertandingan menurutnya menjadi salah satu indikator turnamen mendapat sambutan positif.

"Alhamdulillah final berlangsung meriah. Kita bersyukur masyarakat sangat antusias datang menyaksikan pertandingan," ujarnya.

Menurut H Yamani, ramainya masyarakat juga memberikan dampak terhadap aktivitas ekonomi warga. Kehadiran pedagang di sekitar lokasi pertandingan turut mendapatkan manfaat dari ramainya pengunjung.

"Pertumbuhan ekonominya juga bagus karena banyak pedagang yang hadir. Jadi masyarakat tidak hanya datang menonton pertandingan, tetapi aktivitas ekonomi di sekitar lapangan juga bergerak," katanya.

H Yamani mengapresiasi kedua kesebelasan yang telah memberikan pertandingan menarik hingga laga harus ditentukan melalui adu penalti.Ia menilai kekuatan kedua tim relatif berimbang. Hal tersebut terlihat dari skor yang tetap sama hingga waktu normal berakhir.

"Selamat kepada pemenang. Kedua kesebelasan sama-sama bagus. Buktinya sampai babak kedua skornya masih imbang dan akhirnya harus dilanjutkan dengan adu penalti," ucapnya.

Bupati juga memastikan turnamen serupa akan kembali digelar pada tahun berikutnya.

"Tahun depan akan kita laksanakan lagi turnamen seperti ini," tegasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana yang juga Ketua Karang Taruna PERESAL, Muhammad Ansyari, mengatakan pelaksanaan Bupati Cup 2026 berlangsung sekitar 15 hari.

Menurutnya, sejak pertandingan awal hingga partai puncak, antusiasme masyarakat terus terlihat. Turnamen bukan hanya menjadi ajang kompetisi bagi tim peserta, tetapi juga menjadi hiburan bagi masyarakat.

"Selama kurang lebih 15 hari pelaksanaan, Alhamdulillah berlangsung meriah. Antusiasme masyarakat juga sangat luar biasa," ujarnya.

Ia berharap pelaksanaan Bupati Cup ke depan dapat semakin baik, baik dari sisi kualitas pertandingan maupun penyelenggaraan.

Bagi panitia, ramainya masyarakat yang datang hingga pertandingan terakhir menjadi catatan positif bahwa sepak bola masih memiliki daya tarik kuat di tengah masyarakat Tapin.

Terlebih, kehadiran pemain-pemain berpengalaman dan profesional selama turnamen turut memberikan warna tersendiri sekaligus menjadi pembelajaran bagi pemain muda lokal.(frz/fsl)

Lebih baru Lebih lama