BANUATODAY.COM,MARTAPURA – Sebanyak 706 pesilat ambil bagian dalam Kejuaraan Pencak Silat Terbuka Piala Bupati Banjar Cup Kalsel dan Kalteng Tahun 2026 yang digelar Pengurus Kabupaten (Pengkab) Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Banjar di Aula Serbaguna Indrasari, Martapura, Sabtu (08/08).
Kejuaraan yang digelar dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-76 Kabupaten Banjar dan HUT ke-81 Republik Indonesia itu menjadi salah satu ajang pencak silat dengan jumlah peserta cukup besar.
Dari total 706 peserta, sebanyak 399 merupakan pesilat putra dan 307 pesilat putri. Mereka terbagi dalam kategori usia dini, praremaja, remaja, hingga dewasa.
Bupati Banjar H Saidi Mansyur mengatakan, pelaksanaan kejuaraan tahun ini memiliki cakupan yang lebih luas dibanding sebelumnya. Peserta tidak hanya berasal dari Kabupaten Banjar dan daerah lain di Kalimantan Selatan, tetapi juga datang dari luar provinsi.
“Melalui momentum Hari Jadi Kabupaten Banjar dan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, tahun ini dilaksanakan lebih luas. Tidak hanya dari Kabupaten Banjar dan Kalimantan Selatan, tetapi juga Kalimantan Tengah,” ujar Saidi.
Menurutnya, kejuaraan tersebut bukan sekadar tempat mengadu kemampuan di atas gelanggang. Lebih dari itu, kegiatan menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi sekaligus membangun mental dan karakter para atlet.
Saidi berharap para pesilat dapat memanfaatkan kejuaraan tersebut untuk meningkatkan kemampuan serta mengasah mental bertanding agar mampu menjadi atlet yang tangguh dan berprestasi.
“Ini merupakan wadah bagi penggemar pencak silat sekaligus ajang silaturahmi bagi kita semua. Semangat anak-anak menjadi atlet yang baik, tangguh, dan bisa berprestasi, baik di daerah maupun nasional,” katanya.
Sementara itu, Ketua IPSI Kabupaten Banjar H Irwan Bora menyebut antusiasme peserta menunjukkan olahraga pencak silat masih memiliki peminat yang tinggi di Kalimantan.
“Kejuaraan hari ini diikuti 22 perguruan dari 13 kabupaten/kota di Kalimantan Selatan. Ada juga peserta dari Kalimantan Tengah dan Kalimantan Timur,” jelasnya.
Menurut Irwan, banyaknya peserta menjadi peluang bagi IPSI untuk melihat potensi atlet-atlet muda yang dapat dikembangkan dan dipersiapkan menuju kejuaraan di tingkat yang lebih tinggi.
“Antusiasme masyarakat terhadap cabang olahraga pencak silat sangat tinggi dan ini menjadi momentum untuk mencari bibit-bibit baru yang nantinya bisa membawa nama daerah masing-masing,” katanya.
Pembukaan kejuaraan ditandai dengan pemukulan gong oleh Bupati Banjar H Saidi Mansyur, didampingi Wakil Bupati Banjar Habib Idrus Al Habsyi, Asisten, Ketua IPSI Kalimantan Selatan, Ketua IPSI Kabupaten Banjar dan sejumlah undangan.(yln/fsl)

