![]() |
| INGATKAN: Prakirawan cuaca, Utari Randiana/Foto Instagram iklimkalsel. |
BANUATODAY.COM, BANJARBARU – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat pengguna moda transportasi laut untuk mewaspadai ancaman gelombang tinggi hingga mencapai 2,5 meter di kawasan perairan Kalimantan Selatan (Kalsel) pada Senin, (3/8/2026).
Prakirawan Cuaca Stasiun Meteorologi Syamsudin Noor BMKG, Utari Randiana, mengungkapkan bahwa wilayah perairan Kabupaten Tanah Laut dan Kotabaru menjadi titik yang diprediksi mengalami kenaikan gelombang paling signifikan, yakni di kisaran 1,25 sampai 2,5 meter.
Oleh karena itu, kesiapsiagaan dari para nelayan hingga pengelola armada pelayaran sangat diperlukan guna mencegah risiko kecelakaan di laut.
”Bagi para nelayan, operator kapal tongkang, operator dan penumpang kapal feri, serta kapal berukuran besar agar meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di laut karena gelombang berpotensi mempengaruhi keselamatan pelayaran,” kata Utari, Minggu, (2/8/2026).
Sementara itu, kondisi perairan di wilayah Banjarmasin serta Tanah Bumbu diprakirakan relatif lebih tenang dengan ketinggian gelombang sekitar 0,5 hingga 1,25 meter. Adapun kecepatan angin di area tersebut berkisar antara 9 sampai 14 knot per jam, didukung kecepatan arus laut mendekati 1 knot.
Utari menambahkan, dinamika cuaca perairan Kalsel secara umum didominasi kondisi cerah berawan hingga berawan. Kendati demikian, ia mengingatkan agar para pengguna jasa kelautan tidak lengah dan rutin memantau pembaruan informasi dari BMKG mengingat perubahan cuaca di laut bisa terjadi secara mendadak.
Di samping wilayah perairan, BMKG juga merilis prakiraan cuaca untuk wilayah daratan Kalsel yang umumnya cerah berawan hingga berawan. Suhu udara berada pada rentang 23 hingga 34 derajat celsius dengan kelembapan udara 46–98 persen, serta hembusan angin hingga 15 kilometer per jam.
Tak hanya itu, peringatan dini juga dikeluarkan BMKG terkait potensi hujan berintensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang di Kota Banjarbaru, khususnya wilayah Landasan Ulin, Liang Anggang, serta area sekitarnya. (naz/fsl)

