Trending

Dorong Penguatan Pengelolaan Sampah Kota Banjarmasin Bersama KLH

DORONG:​Sekda Ichrom Kunjungi TPS3R Pemurus Dalam dan Dorong Penguatan Pengelolaan Sampah Kota Banjarmasin Bersama KLH/foto:akmal

BANUATODAY.COM,BANJARMASIN— Mewakili Wali Kota Banjarmasin H. Muhammad Yamin HR, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Banjarmasin, Ichrom Muftezar, melakukan kunjungan lapangan ke tempat Pengolahan Sampah Reuse, Reduce, Recycle (TPS3R) di Kawasan Pemuris Dalam, Rabu (26/08) tadi.

 Kunjungan ini dilaksanakan bersama jajaran Kementerian Lingkungan Hidup (KLH), yang diwakili Direktur Penanganan Sampah KLH/BPLH, Melda Mardalina, beserta jajaran.

​Kunjungan lapangan ini bertujuan untuk meninjau langsung efektivitas pemilahan dan pengolahan sampah berbasis masyarakat dari sumbernya sebelum masuk ke tempat pemrosesan akhir.

​"TPS3R merupakan benteng utama kita di tingkat tapak untuk mengurangi volume sampah yang masuk ke TPA. Pengelolaan sampah tidak bisa lagi mengandalkan pola lama buang-angkut-buang, tetapi harus mengedepankan pembatasan dan pemanfaatan kembali," ujar Ichrom Muftezar di sela peninjauan.

​Usai meninjau TPS3R, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan Diskusi Pengelolaan Sampah Kota Banjarmasin yang berlangsung di Aula Kayuh Baimbai, Balai Kota Banjarmasin.

​Diskusi dibuka dengan pemaparan tata kelola sampah oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Banjarmasin, Jefri. 

Dalam paparan tersebut, Jefri menyampaikan berbagai tantangan serta strategi Pemko Banjarmasin dalam menjaga kebersihan lingkungan kota.

"Kami terus berupaya mengoptimalkan peran TPS3R dan bank sampah di berbagai wilayah. Sinergi antara pemerintah daerah, masyarakat, dan dukungan regulasi dari pusat menjadi kunci utama keberhasilan penanganan sampah di Banjarmasin," kata Jefri.

Sementara itu, Direktur Penanganan Sampah KLH/BPLH, Melda Mardalina, memberikan arahan teknis terkait ketaatan operasional pengelolaan sampah di daerah, tata kelola TPA, hingga langkah antisipasi kebencanaan di TPA.

"Pengelolaan TPA harus memenuhi standar ketaatan operasional yang ketat, mulai dari sistem sanitary landfill hingga penanganan gas metan. Mitigasi kebakaran di area TPA juga wajib menjadi perhatian utama, terutama saat memasuki musim kemarau," tegas Melda dalam paparannya.

​Diskusi berlangsung interaktif dan ditutup dengan sesi tanya jawab untuk menyerap aspirasi serta kendala di lapangan. Hadir dalam kegiatan tersebut para Asisten, Kepala SKPD, Camat, serta Lurah se-Kota Banjarmasin.

​Melalui kolaborasi lintas sektor ini, Pemko Banjarmasin optimistis tata kelola sampah di Kota Seribu Sungai dapat berjalan lebih berkelanjutan, ramah lingkungan, dan mendukung target nasional pengurangan sampah.(naz/fsl)



Lebih baru Lebih lama