![]() |
| WASPADA: Bank Kalsel ingatkan masyarakat terkait penipuan akhir promo kemerdekaan/Foto Bank Kalsel |
BANUATODAY.COM, BANJARMASIN – Menjelang berakhirnya rangkaian promo Hari Kemerdekaan, Bank Kalsel mengingatkan nasabah dan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus penipuan yang mengatasnamakan bank.
Momentum perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia menjadi salah satu kesempatan yang dimanfaatkan pelaku kejahatan untuk menyebarkan informasi palsu. Salah satunya melalui penawaran hadiah maupun promo kemerdekaan yang seolah-olah berasal dari Bank Kalsel.
Dalam menjalankan aksinya, pelaku dapat meminta calon korban mentransfer sejumlah uang dengan dalih biaya administrasi atau pencairan hadiah. Tidak hanya itu, pelaku juga berpotensi meminta data pribadi serta informasi rahasia yang berkaitan dengan rekening perbankan.
Bank Kalsel mengimbau masyarakat tidak mudah percaya terhadap berbagai tawaran hadiah atau promo sebelum memastikan informasi tersebut berasal dari kanal resmi.
Nasabah juga diingatkan bahwa untuk memperoleh hadiah atau mengikuti promo resmi, tidak seharusnya diminta melakukan transfer uang dengan alasan biaya pencairan hadiah.
Selain itu, masyarakat diminta berhati-hati ketika menerima pesan maupun tautan yang mencurigakan. Jangan sembarangan mengklik tautan atau membuka pesan dari sumber yang tidak dapat dipastikan kebenarannya.
Bank Kalsel juga menekankan pentingnya menjaga kerahasiaan informasi perbankan. Nasabah tidak boleh memberikan PIN, kode OTP, password maupun data pribadi kepada pihak lain, termasuk seseorang yang mengaku sebagai petugas Bank Kalsel.
Untuk memastikan kebenaran informasi mengenai promo maupun program perbankan, masyarakat disarankan melakukan pengecekan melalui kanal komunikasi resmi Bank Kalsel atau menghubungi layanan resmi bank.
Langkah tersebut penting dilakukan mengingat modus penipuan digital terus berkembang dan dapat memanfaatkan berbagai momentum untuk meyakinkan calon korban.
Dengan meningkatkan kewaspadaan dan selalu melakukan verifikasi terhadap informasi yang diterima, masyarakat diharapkan dapat terhindar dari kerugian akibat penipuan yang mengatasnamakan Bank Kalsel. (naz/fsl)

