Trending

Optimalkan Aset Daerah, Puluhan Motor Eks Bidan Dialihkan ke Dinas Lingkungan Hidup


ASET: Puluhan Motor Eks Bidan Dialihkan ke Dinas Lingkungan Hidup/foto:riza

BANUATODAY.COM,PARINGIN - Untuk optimalisasi aser daerah, pemerintah Kabupaten Balangan melalui Badan Pengelolaan Keuangan, Pendapatan dan Aset Daerah mengambil langkah taktis guna menekan beban belanja modal daerah. Puluhan unit kendaraan roda dua eks operasional yang masih layak pakai ditarik dari satuan kerja yang telah menerima peremajaan, untuk kemudian dihibahkan kembali ke instansi yang membutuhkan armada.

Penataan barang milik daerah ini difokuskan pada armada roda dua yang usianya sudah cukup berumur namun masih memiliki nilai fungsi yang baik. Salah satu target utama penarikan aset ini menyasar ke Dinas Kesehatan Kabupaten Balangan, menyusul turunnya bantuan unit sepeda motor baru bagi para bidan dan penyuluh kesehatan di tingkat desa.

Pelaksana Tugas Kepala Badan Pengelolaan Keuangan, Pendapatan dan Aset Daerah Kabupaten Balangan, Kamrani, menyebutkan bahwa pendataan dilakukan secara rinci ke sejumlah instansi untuk memisahkan antara kendaraan yang masih fungsional dengan unit rongsokan.

"Kendaraan roda dua milik bidan dan penyuluh kesehatan yang lama ini sebagian besar masih sangat layak jalan. Maka dari itu, unit-unit ini kita tarik untuk didistribusikan demi memenuhi kebutuhan operasional instansi lain," terangnya, Jum'at (14/8).

Pihaknya tidak sembarangan dalam mengalihkan aset. Terhadap unit armada yang memang kondisinya sudah rusak berat dan membebani biaya perawatan daerah, tim verifikasi mengambil langkah pemusnahan aset secara administratif.

"Sementara untuk unit armada yang memang kondisinya sudah rusak berat, langsung kita masukkan ke dalam daftar lelang resmi pemerintah daerah," urainya.

Terkait mekanisme pemindahtanganan aset antarinstansi ini, Kamrani memastikan seluruh prosesnya berjalan transparan dan diawasi ketat.

"Tentu ada prosedur administrasinya. Instansi pemohon wajib mengajukan surat resmi permohonan pinjam pakai kepada bupati, dan pendistribusian fisik kendaraan baru bisa dilakukan setelah ada persetujuan tertulis dari sekretaris daerah," tegasnya.

Sistem distribusi silang aset daerah ini langsung membuahkan hasil positif bagi kelancaran operasional di satuan kerja lain. Salah satu instansi yang sukses melewati prosedur pengajuan dan menerima limpahan armada tersebut adalah Dinas Pertanahan dan Lingkungan Hidup Kabupaten Balangan yang mendapatkan jatah sembilan unit sepeda motor eks bidan.

Kepala Sub Bagian Umum dan Kepegawaian Dinas Pertanahan dan Lingkungan Hidup Kabupaten Balangan, Syahdianor mengonfirmasi bahwa seluruh armada bermerek Suzuki tersebut langsung diterjunkan untuk operasional pegawai bawah.

"Sembilan unit motor ini sangat membantu kelancaran mobilitas petugas kami di lapangan dalam menjaga kelestarian lingkungan daerah," tuturnya.

Meski mendapatkan limpahan barang secara cuma-cuma, pihak dinas penerima tetap diwajibkan untuk menanggung biaya operasional dan perawatan mesin agar aset tersebut tidak mangkrak di kemudian hari.

"Tentu kondisinya memerlukan sedikit sentuhan perbaikan teknis sebelum beroperasi penuh. Terkait administrasi, kami juga tengah mengurus perpanjangan masa berlaku pajak kendaraannya yang terpantau sudah mati agar aman saat dipakai bertugas," tutupnya.(frz/fsl)




Lebih baru Lebih lama