LISTRIK :Pemadaman Listrik Bergilir Pangkas Pendapatan Usaha Cuci Motor Hingga 50 Persen/foto:yuandaBANUATODAY.COM,MARTAPURA – Pemadaman listrik bergilir berdampak langsung terhadap usaha pencucian kendaraan di Kabupaten Banjar Tepatnya di Jalan Guntung Alaban, Martapura. Selain menghambat operasional, pemilik usaha mengaku pendapatannya merosot hingga 50 persen karena pelayanan terpaksa dihentikan saat listrik padam.
Pemilik usaha cuci motor, Nor Rita, mengatakan seluruh aktivitas pencucian bergantung pada pasokan listrik, terutama untuk mengoperasikan pompa air bertekanan tinggi. Ketika listrik padam, air di penampungan cepat habis dan usaha tidak bisa melayani pelanggan.
"Kalau listrik mati, air cepat habis. Begitu air habis, usaha langsung berhenti karena alat semprot tidak bisa digunakan," ujarnya.
Ia menyebut, sebelum diberlakukannya pemadaman bergilir, usahanya mampu melayani sekitar 30 kendaraan per hari. Namun, sejak pemadaman berlangsung, jumlah pelanggan turun drastis hingga hanya sekitar separuhnya.
"Biasanya bisa sekitar 30 motor sehari. Sekarang paling hanya setengahnya karena saat listrik padam pelanggan tidak bisa menunggu lama," katanya.
Penurunan omzet tersebut juga berdampak pada tiga karyawan yang bekerja di tempat usahanya. Meski masih dipertahankan, jam kerja dan aktivitas mereka ikut berkurang akibat operasional yang sering terhenti.
Nor Rita mengaku sempat mempertimbangkan penggunaan genset sebagai solusi. Namun, kapasitas genset yang dimiliki tidak mampu mengoperasikan mesin pompa bertekanan tinggi karena membutuhkan daya listrik yang besar.
"Genset hanya cukup untuk lampu. Kalau dipakai menjalankan mesin semprot, dayanya tidak kuat dan dikhawatirkan malah merusak peralatan," jelasnya.
Selain kehilangan pendapatan, ia juga khawatir pemadaman listrik yang terjadi berulang kali dapat mempercepat kerusakan peralatan elektronik seperti kulkas dan perangkat usaha lainnya.
Ia berharap pemadaman listrik bergilir dapat segera diatasi sehingga pelaku usaha kecil tidak terus mengalami kerugian.
"Kami berharap listrik tidak sering padam lagi agar usaha bisa berjalan lancar dan masyarakat juga tidak dirugikan," harapnya.(yan/rdh)
