Trending

Peringati Hari Jadi Kalsel dan HUT RI, YKI Gelar Kampanye Simpatik Waspada Kanker Payudara dan Bahaya Rokok

 

HARJAD: Kampanye Simpatik Waspada Kanker Payudara dan Bahaya Rokok pada kegiatan hari jadi provinsi Kalsel/foto:naza

BANUATODAY.COM,BANJARMASIN – Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Cabang Koordinator Kalimantan Selatan (Kalsel) memilih cara berbeda dan bermanfaat dalam menyemarakkan Hari Jadi ke-76 Provinsi Kalimantan Selatan sekaligus HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Organisasi ini turun langsung ke ruang publik untuk menggelar kampanye simpatik terkait kewaspadaan kanker payudara dan bahaya merokok pada Minggu (16/8).

Kampanye ini menyasar masyarakat yang tengah menghabiskan waktu libur dan berolahraga pagi di kawasan Siring Menara Pandang. Kegiatan ini dirancang khusus untuk meningkatkan kesadaran warga akan pentingnya deteksi dini kanker payudara, serta memberikan pemahaman mendalam mengenai dampak buruk kebiasaan merokok bagi tubuh.

Ketua YKI Kalimantan Selatan, Laila Rafiana Said, menjelaskan bahwa langkah turun ke jalan ini merupakan bagian dari program kerja strategis organisasi untuk mendobrak stigma ketakutan masyarakat terhadap pemeriksaan kesehatan.

"Kegiatan ini merupakan salah satu program kerja utama YKI dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pencegahan dan deteksi dini kanker payudara. Selama ini, kami melihat masih ada masyarakat yang merasa sungkan atau bahkan takut untuk memeriksakan kondisi kesehatannya secara medis," ungkap Laila di sela-sela kegiatan.

Laila menambahkan, pendekatan proaktif sangat diperlukan agar edukasi kesehatan benar-benar sampai ke akar rumput.

"Karena itu, YKI Kalsel berupaya melakukan edukasi secara langsung. Kami ingin menjemput bola dengan mendekatkan layanan dan informasi kesehatan langsung kepada masyarakat di tempat mereka beraktivitas," tambahnya.

Menariknya, kampanye simpatik ini tidak hanya didominasi oleh kaum perempuan. Sejumlah laki-laki juga tampak antusias meramaikan posko YKI Kalsel. Kebanyakan dari mereka memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mengikuti konsultasi kesehatan terkait cara efektif untuk berhenti merokok.

Tingginya minat masyarakat terkait konsultasi rokok tersebut sejalan dengan misi YKI Kalsel. Laila menyebutkan bahwa isu konsumsi tembakau memang menjadi salah satu sorotan utama dalam kampanye ini.

"Edukasi mengenai bahaya merokok juga menjadi perhatian serius kami saat ini, mengingat jumlah perokok di wilayah Kalimantan Selatan masih terbilang cukup tinggi. Upaya meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mengurangi hingga benar-benar berhenti merokok ini harus dan perlu dilakukan secara berkelanjutan," tegas Laila.(naz/fsl)

Lebih baru Lebih lama