Trending

Perkuat Tata Kelola Makan Bergizi Gratis, Menkes Budi Gunadi Bertemu Kepala BGN dan Pakar Gizi

KUNJUNGAN: Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin dan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryon/Foto Instagram badangizinasional.ri.


BANUATODAY.COM, JAKARTA – Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menerima kunjungan resmi Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono bersama sejumlah ahli gizi di Kantor Kementerian Kesehatan, Jakarta, guna membahas evaluasi dan penguatan tata kelola pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), pada Rabu, (5/8/2026).

Pertemuan tersebut berfokus pada berbagai aspek krusial, mulai dari pengaturan porsi menu makanan, standar keamanan pangan guna mencegah kasus keracunan, penanganan di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), hingga pelibatan tenaga ahli gizi secara rinci.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala BGN Sudaryono menyampaikan bahwa pihaknya ingin membuka ruang komunikasi yang lebih luas dan melibatkan banyak pihak demi menyempurnakan program MBG secara berkelanjutan. “Sebagai Kepala Badan Gizi Nasional, kami ingin mendapatkan lebih banyak masukan dan melibatkan banyak pihak dalam kolaborasi. Banyak pihak yang peduli terhadap program MBG ini,” ujar Sudaryono usai pertemuan di Kemenkes, Jakarta.

Ia juga menambahkan bahwa masukan dari hasil diskusi bersama Kementerian Kesehatan dan para pakar gizi akan dijadikan acuan penting dalam menyusun rekomendasi pengelolaan MBG di lapangan. Ke depan, BGN berencana membentuk kelompok diskusi terarah yang melibatkan akademisi, praktisi kuliner, serta pelaku industri katering. “Kami tentu terbuka menerima masukan dari para akademisi, chef, ahli gizi, pelaku industri katering, hingga berbagai kalangan lain untuk menyempurnakan program MBG,” tegasnya.

Sementara itu, Menkes Budi Gunadi Sadikin menyambut baik sinergi tersebut dan menegaskan komitmen Kementerian Kesehatan untuk siap mendukung BGN melalui penyediaan data kesehatan serta pemanfaatan jaringan puskesmas di seluruh wilayah Indonesia, khususnya dalam memantau wilayah dengan prevalensi stunting tinggi. (naz/fsl) 

Lebih baru Lebih lama