BANUATODAY.COM, BANJAR - PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah (UID Kalselteng) menyalurkan 221 buku bacaan nonpelajaran kepada Madrasah Ibtidaiyah (MI) Nurul Islam, Gambut, Kabupaten Banjar, untuk memperkaya sumber bacaan sekaligus mendorong kebiasaan membaca di kalangan siswa.
Kegiatan tersebut berlangsung pada Kamis (13/8) melalui Program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) Employee Volunteer Program (EVP) Madrasah Gemar Membaca. Kehadiran ratusan buku ini menambah pilihan bacaan di perpustakaan madrasah, sehingga siswa dapat mengakses berbagai pengetahuan di luar materi pembelajaran.
Kepala MI Nurul Islam Gambut, H. Supiyannor, S.Ag., M.A., menyampaikan terima kasih atas perhatian PLN terhadap kebutuhan pendidikan di madrasah, khususnya dalam mendukung ketersediaan bahan bacaan bagi siswa.
“Buku adalah jendela segala ilmu. Kami sangat berterima kasih kepada PLN yang membantu menyediakan buku-buku nonpelajaran, sehingga anak-anak memiliki tambahan bacaan yang dapat memperkaya pengetahuan mereka,” ujar Supiyannor.
Ia menilai keberagaman koleksi menjadi salah satu faktor penting untuk membuat perpustakaan lebih menarik bagi siswa. Terlebih, perkembangan teknologi menghadirkan tantangan tersendiri dalam menumbuhkan kegemaran membaca pada anak-anak.
“Di tengah kemajuan teknologi saat ini, minat membaca anak-anak menghadapi tantangan tersendiri. Apalagi jika koleksi perpustakaan lebih banyak berupa buku pelajaran. Bantuan ini sangat membantu kami menghadirkan pilihan bacaan yang lebih beragam bagi siswa,” katanya.
Manager Komunikasi dan TJSL PLN UID Kalselteng, Ahmad Humaidi, menjelaskan bahwa Program EVP Madrasah Gemar Membaca melibatkan partisipasi pegawai PLN untuk menghadirkan bahan bacaan yang dapat dimanfaatkan oleh madrasah.
“Melalui program ini, pegawai PLN di Kantor Induk UID Kalselteng berkontribusi menyediakan buku-buku nonpelajaran yang kemudian dihimpun untuk disalurkan kepada madrasah. Kami berharap buku-buku tersebut dapat dimanfaatkan dan memberikan manfaat bagi para siswa,” jelas Humaidi.
General Manager PLN UID Kalselteng, Iwan Soelistijono, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pegawai yang telah mengambil bagian dalam program tersebut. Ia berharap kontribusi ini dapat menjadi dorongan bagi siswa untuk menjadikan membaca sebagai bagian dari keseharian.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada pegawai PLN UID Kalselteng yang telah terlibat dalam program ini. Semoga buku-buku tersebut dapat mendorong anak-anak di MI Nurul Islam Gambut semakin rajin membaca. Dengan membaca, wawasan akan semakin luas dan pengetahuan semakin terbuka,” ujar Iwan.
Melalui Program EVP Madrasah Gemar Membaca, PLN UID Kalselteng berharap dukungan terhadap ketersediaan bahan bacaan dapat memberikan manfaat bagi madrasah serta ikut menumbuhkan generasi yang memiliki minat baca dan wawasan yang lebih luas.
Sumber: PLN
