Trending

PMI Kota Banjarmasin Gelar Muskot, Siapkan Arah Organisasi Periode 2025-2030

MUSYAWARAH: Foto bersama Musyawarah Kota Palang Merah Indonesia di Aula Kayuh Baimbai/Foto Naza.


BANUATODAY.COM, BANJARMASIN - Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Banjarmasin menggelar Musyawarah Kota (Muskot) Periode 2025-2030 di Aula Kayuh Baimbai, Balai Kota Banjarmasin, Sabtu (1/8/2026).

Mengusung tema "Melalui Musyawarah Kota, Kita Tingkatkan Kebaikan dan Kebersamaan untuk Kemanusiaan Dalam Satu Komando, Satu Aksi," kegiatan tersebut menjadi forum evaluasi kepengurusan periode 2020-2025 sekaligus menyusun arah kebijakan dan program kerja PMI Kota Banjarmasin untuk lima tahun ke depan.

Muskot dihadiri Wakil Wali Kota Banjarmasin Hj. Ananda, Plt Ketua PMI Kota Banjarmasin H. Puar Junaidi, Ketua PMI Provinsi Kalimantan Selatan H. Gusti Iskandar Sukma Alamsyah, jajaran pengurus PMI, relawan, serta perwakilan PMI tingkat kecamatan se-Kota Banjarmasin.

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Banjarmasin, Hj. Ananda, menegaskan Pemerintah Kota Banjarmasin akan terus mendukung PMI Kota Banjarmasin dalam menjalankan tugas-tugas kemanusiaan. Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah dan PMI menjadi kunci dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

"Pemerintah Kota Banjarmasin untuk terus mendukung PMI Kota Banjarmasin dalam menjalankan berbagai tugas kemanusiaan. Dukungan tersebut diharapkan semakin memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan PMI, khususnya dalam pelayanan sosial, penanggulangan bencana, serta kegiatan kemanusiaan lainnya demi kepentingan masyarakat," ujarnya.

Sementara itu, Plt Ketua PMI Kota Banjarmasin, H. Puar Junaidi, mengatakan Musyawarah Kota merupakan momentum untuk mengevaluasi seluruh program kerja kepengurusan selama lima tahun terakhir sekaligus merumuskan langkah strategis organisasi pada periode berikutnya.

"Yang namanya musyawarah itu kan melakukan evaluasi terhadap program kerja yang dilakukan selama 5 tahun kepengurusan 2020-2025. Tentunya kita berharap muncul pemikiran-pemikiran untuk menyumbangkan tenaga dan pikiran bagi kebesaran PMI Kota Banjarmasin," ungkapnya.

Ia menambahkan, pelaksanaan Musyawarah Kota harus mengikuti mekanisme organisasi yang berlaku. Hingga penutupan masa pendaftaran, tercatat hanya satu orang yang mendaftarkan diri sebagai calon Ketua PMI Kota Banjarmasin periode 2025-2030.

Di kesempatan yang sama, Ketua PMI Provinsi Kalimantan Selatan, H. Gusti Iskandar Sukma Alamsyah, menegaskan Musyawarah Kota yang digelar merupakan agenda resmi organisasi yang telah dijadwalkan. Sebelum pelaksanaan, PMI juga telah melakukan konsolidasi internal serta berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Banjarmasin guna memperkuat sinergi dalam menjalankan misi kemanusiaan.

"Hal ini menjadi saran dan lebih menguatkan sinergisitas antara kepentingan pemerintah kota dengan Palang Merah dalam konteks kita menghadapi tantangan soal kemanusiaan," katanya.

Gusti menambahkan, hasil Musyawarah Kota akan dilaporkan kepada PMI Pusat sebagai bagian dari mekanisme konsolidasi organisasi secara berjenjang. Ia juga menegaskan bahwa kegiatan musyawarah lain yang sempat digelar sebelumnya bukan merupakan agenda resmi kepengurusan PMI Kota Banjarmasin.

"Hasil selesainya Muskot (Musyawarah Kota) nanti akan melaporkan ke PMI Pusat. Pasti kita laporkan, karena ini bagian rangkaian konsolidasi organisasi secara vertikal," pungkasnya. (naz/fsl)

Lebih baru Lebih lama