Trending

‎Polda Kalsel Uji Coba Cairan MES Padamkan Karhutla Banjarbaru

 

UJICOBA: Polda Kalsel menguji coba inovasi pemadaman karhutla lahan gambut di Banjarbaru/foto : humas polda Kalsel 

‎BANUATODAY.COM,BANJARBARU – Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) menerjunkan inovasi baru untuk menanggulangi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan lahan gambut. 

‎Polda Kalsel melakukan uji coba pemadaman api menggunakan cairan khusus berbahan dasar minyak nabati (Methyl Ester Sulfonate / MES) yang disuntikkan langsung ke dalam tanah.

‎Eksperimen yang digelar di kawasan Guntung Damar, Banjarbaru, pada Minggu (30/8) sore tersebut memanfaatkan kolam bioflok yang diisi dengan cairan hasil pengembangan Laboratorium Forensik Polda Kalsel. 

‎Metode penyuntikan campuran air dan cairan khusus ini terbukti efektif menurunkan suhu tanah serta memadamkan titik api dan asap di bawah permukaan.

‎Kapolda Kalsel Irjen Pol Dr Rosyanto Yudha Hermawan  melalui Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Nur Khamid saat dikonfirmasi menjelaskan, metode ini bekerja dengan cara memutus pasokan oksigen pada material mudah terbakar di dalam tanah.

‎"Bara api yang tersembunyi di dalam lahan gambut selama ini menjadi kendala utama pemadaman di Guntung Damar. Api yang padam di permukaan kerap kembali muncul karena bara di bawah tanah masih panas," ujar Kombes Pol Nur Khamid. 

‎Untuk pemadaman permukaan, penggunaan lapisan busa juga diterapkan dengan prinsip serupa. Hasilnya terbilang instan. Dalam hitungan detik setelah penyuntikan, suhu area gambut yang membara langsung dingin dan hembusan asap berhasil dihentikan.

‎Selain masalah bara bawah tanah, jarak sumber air yang jauh dari lokasi titik api turut menjadi tantangan lapangan. 

‎Menjawab kendala tersebut, Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan menerapkan dua kombinasi metode sekaligus, yakni penggunaan pipa suntik yang diarahkan ke dalam gambut serta pembuatan kolam bioflok sebagai penampung air darurat di dekat lokasi kebakaran.

‎Saat ini Polda Kalsel tengah melakukan pemetaan wilayah serta perhitungan kebutuhan volume cairan dan air untuk pemadaman skala luas. 

Pemetaan difokuskan pada area rawan karhutla seperti kawasan Guntung Damar dan Desa Pengayuan.

‎Evaluasi dan pengembangan lanjutan terus berjalan agar metode ini dapat diterapkan secara optimal di seluruh wilayah Kalsel.(Yan/rdh)

Lebih baru Lebih lama