Trending

Saat Jalan Raya Terhenti Sejenak, Nasionalisme Menggema di KM 6 Banjarmasin

BERHENTI : Polresta Banjarmasin menghentikan sementara arus lalu lintas untuk mengajak masyarakat mengikuti detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia/foto:polresta

BANUATODAY.COM,BANJARMASIN — Ada cara sederhana untuk menunjukkan cinta kepada Indonesia, dengan berhenti sejenak, berdiri tegak, dan memberikan penghormatan kepada sang Merah Putih.

Hal itu terlihat di kawasan lampu merah KM 6 Kota Banjarmasin, Senin (17/8/2026). Di tengah aktivitas dan lalu lintas yang biasanya dipenuhi kendaraan, suasana mendadak hening ketika Polresta Banjarmasin menghentikan sementara arus lalu lintas untuk mengajak masyarakat mengikuti detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia.

Personel Sat Lantas Polresta Banjarmasin meminta para pengendara roda dua dan roda empat untuk menepi. Warga kemudian turun dari kendaraan dan berdiri tegak di bahu jalan.

Ketika lagu kebangsaan Indonesia Raya berkumandang melalui pengeras suara, seluruh masyarakat yang berada di lokasi memberikan penghormatan dengan penuh khidmat.

Sejenak, perjalanan dan kesibukan masyarakat dikesampingkan. Jalan raya menjadi ruang bersama untuk mengenang perjuangan para pahlawan sekaligus meneguhkan kembali rasa cinta terhadap Tanah Air.

Setelah Indonesia Raya selesai dikumandangkan, arus lalu lintas kembali dibuka. Kendaraan pun kembali bergerak, tetapi semangat nasionalisme yang tercipta dari momen tersebut diharapkan tetap melekat dalam kehidupan masyarakat.

Kapolresta Banjarmasin Kombes Pol Riza Muttaqin mengatakan, kegiatan ini merupakan bentuk ajakan kepada masyarakat untuk bersama-sama menghormati detik-detik Proklamasi Kemerdekaan.

“Ini bentuk ajakan kami agar seluruh elemen masyarakat berhenti sejenak untuk mengikuti momen detik-detik Proklamasi,” jelasnya.

Kegiatan tersebut dilaksanakan bertepatan dengan upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Negara, Jakarta.

Kapolresta menegaskan, kemerdekaan harus diisi dengan hal-hal positif yang memperkuat persatuan dan membangun daerah.

“Mari kita isi kemerdekaan ini dengan disiplin, persatuan, dan semangat Kayuh Baimbai Jaga Banua, Bersama Kita Wujudkan,” tuturnya

Semangat tersebut menjadi pesan bahwa nasionalisme bukan hanya tentang mengenang sejarah, tetapi juga tentang menjaga persatuan, menaati aturan, memberikan kontribusi bagi masyarakat, serta bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di Banua.(yln/rdh)

Lebih baru Lebih lama