Trending

Sabuk Kamtibmas Jadi Benteng Bersama Jaga Banjarmasin Timur

KEAMANAN: Apel Sabuk Kamtibmas yang digelar di Banjarmasin Timur/foto:ana

BANUATODAY.COM,BANJARMASIN – Menjaga keamanan lingkungan tidak cukup hanya mengandalkan aparat. Dibutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat agar berbagai potensi gangguan dapat dicegah sejak dini.

Semangat tersebut mengemuka dalam Apel Sabuk Kamtibmas Kecamatan Banjarmasin Timur Tahun 2026 yang digelar Polsek Banjarmasin Timur bersama Forkopimcam Banjarmasin Timur di Kantor Kecamatan Banjarmasin Timur, Rabu (19/8/2026).

Apel diikuti berbagai unsur, mulai dari pemerintah kecamatan dan kelurahan, TNI-Polri, Bhabinkamtibmas, Babinsa, Pokdarkamtibmas, kelompok masyarakat, petani hingga relawan pemadam kebakaran.

Camat Banjarmasin Timur Hj. Roenissa, S.STP., M.IP. dan Danramil 1007-01/Banjarmasin Timur Mayor (K) Caj Fatimah turut hadir dalam kegiatan tersebut.

Kapolsekta Banjarmasin Timur Kompol. Morris Widhi Harto mengatakan, kekuatan utama dalam menciptakan wilayah yang aman terletak pada sinergi dan kepedulian bersama.

“Sabuk Kamtibmas ini kita maknai sebagai kekuatan bersama. Bukan hanya aparat, tetapi seluruh masyarakat mempunyai peran untuk menjaga lingkungannya masing-masing agar tetap aman dan kondusif,” kata  Morris 

Menurutnya, keberadaan Bhabinkamtibmas, Babinsa, pemerintah kelurahan, Pokdarkamtibmas, petani maupun pemadam kebakaran merupakan bagian penting dalam membangun sistem kewaspadaan di tengah masyarakat.

Setelah apel, seluruh unsur mengikuti konsolidasi kamtibmas. Salah satu fokus pembahasan yakni mengantisipasi kejahatan jalanan yang berpotensi mengganggu rasa aman masyarakat.

Di sisi lain, ancaman kebakaran hutan dan lahan juga menjadi perhatian serius, terlebih memasuki kondisi musim kemarau yang membuat lingkungan lebih rentan terhadap kebakaran.

“Pencegahan karhutla harus dimulai dari kepedulian. Jangan menunggu api membesar. Apabila melihat adanya titik api atau kondisi yang berpotensi menimbulkan kebakaran, segera laporkan kepada petugas agar bisa ditangani secepat mungkin,” ungkapnya.

Tak hanya memperkuat koordinasi, kegiatan juga menjadi bentuk apresiasi kepada masyarakat yang selama ini ikut berkontribusi menjaga lingkungan. Tali asih diberikan kepada perwakilan petani dan petugas pemadam kebakaran di Kecamatan Banjarmasin Timur.

Kapolsek berharap semangat kebersamaan yang dibangun melalui kegiatan tersebut tidak berhenti pada apel, tetapi diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Harapan kami, sinergitas ini terus berjalan dan semakin kuat. Dengan komunikasi yang baik serta kepedulian seluruh pihak, berbagai potensi gangguan kamtibmas dan karhutla dapat kita cegah bersama,” pungkasnya.

Apel Sabuk Kamtibmas tersebut menjadi pengingat bahwa keamanan bukan hanya tugas aparat, melainkan tanggung jawab bersama. Dengan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, TNI-Polri dan masyarakat, Banjarmasin Timur diharapkan tetap aman, tertib dan kondusif.(yln/rdh)

Lebih baru Lebih lama