BANUATODAY.COM,MARTAPURA – Semangat menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia kembali terasa di lingkungan RT 18 Komplek Saadah 3, Kelurahan Sungai Paring, Kecamatan Martapura, Kabupaten Banjar.
Kemeriahan terlihat saat warga menggelar berbagai perlombaan khas perayaan HUT RI. Tidak hanya anak-anak, para orang tua dan warga lainnya juga turut ambil bagian, memberikan dukungan hingga membuat suasana semakin meriah.
Yang membuat kegiatan ini terasa istimewa, tradisi perlombaan tersebut kembali digelar setelah sekitar enam tahun vakum.
Kembalinya kegiatan lomba menjadi momentum bagi warga RT 18 untuk menghidupkan kembali semangat kebersamaan, gotong royong dan kekeluargaan yang sempat lama tidak dirasakan dalam suasana perayaan HUT Kemerdekaan.
Ketua RT 18 Komplek Saadah 3, Sularno, mengatakan pelaksanaan kegiatan tersebut lahir dari keinginan dan semangat warga untuk kembali menghadirkan kemeriahan perayaan HUT RI di lingkungan mereka.
“Sudah sekitar enam tahun kegiatan seperti ini tidak dilaksanakan. Alhamdulillah tahun ini bisa kembali digelar berkat dukungan dan antusiasme warga,” ujarnya.
Beragam perlombaan disiapkan dengan konsep sederhana namun tetap mampu menghadirkan keceriaan. Anak-anak tampak bersemangat mengikuti setiap perlombaan, sementara warga yang menyaksikan tak henti memberikan sorakan dan dukungan.
Tawa dan kegembiraan pun mewarnai jalannya kegiatan. Suasana tersebut menjadi gambaran bahwa perayaan HUT RI bukan hanya tentang perlombaan, tetapi juga menjadi ruang bagi warga untuk saling bertemu, bercengkerama dan mempererat hubungan antar tetangga.
Sularno berharap kegiatan serupa dapat kembali menjadi agenda rutin setiap tahun.
“Harapannya kegiatan seperti ini bisa terus dilaksanakan setiap tahun. Bukan hanya untuk hiburan, tetapi juga untuk mempererat kebersamaan dan kekeluargaan warga RT 18,” katanya.
Antusiasme yang ditunjukkan warga menjadi warna tersendiri dalam perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Komplek Saadah 3. Setelah enam tahun vakum, tradisi lomba akhirnya kembali hidup dan berhasil menyatukan warga dalam suasana penuh kegembiraan.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bukti bahwa semangat gotong royong dan kebersamaan masih kuat di tengah masyarakat, serta menjadi cara sederhana warga RT 18 dalam mengisi dan memaknai kemerdekaan.(yan/fsl)

