Trending

TP PKK Kalsel Perkuat Gerakan Keluarga Sehat, Tangguh, dan Tanggap Bencana

 

SENAM: Ketua TP PKK Provinsi Kalsel, Hj. Fathul Jannah Muhidin, saat menghadiri kegiatan Senam Ceria dan Sosialisasi Gerakan Keluarga Sehat, Tangguh, dan Tanggap Bencana di Amphitheatre Tugu 0 Kilometer Banjarmasin - Foto Ist


BANUATODAY.COM, BANJARMASIN - Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Kalimantan Selatan mengajak perempuan di Banua untuk menerapkan pola hidup sehat sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan keluarga dalam menghadapi bencana.

Pesan tersebut disampaikan Ketua TP PKK Provinsi Kalsel, Hj. Fathul Jannah Muhidin, saat menghadiri kegiatan Senam Ceria dan Sosialisasi Gerakan Keluarga Sehat, Tangguh, dan Tanggap Bencana di Amphitheatre Tugu 0 Kilometer Banjarmasin, Sabtu (15/8/2026).

Kegiatan tersebut diikuti jajaran TP PKK Kalsel, kepala SKPD terkait, serta berbagai organisasi perempuan di Kalimantan Selatan. Rangkaian kegiatan diawali dengan sosialisasi Gerakan Keluarga Sehat, Tangguh, dan Tanggap Bencana, kemudian dilanjutkan dengan senam bersama dan berbagai permainan.

Hj. Fathul Jannah mengatakan, kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi TP PKK Provinsi Kalsel bersama Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Kalsel dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dan Hari Jadi ke-76 Provinsi Kalimantan Selatan.

“Peringatan Hari Jadi Provinsi dan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ini menjadi sarana untuk merekatkan kebersamaan para mitra strategis pemerintah daerah, yaitu Tim Penggerak PKK, Dekranasda, BKOW, DWP, serta seluruh organisasi perempuan Kalimantan Selatan,” ujarnya.

Fathul Jannah mengajak para perempuan yang disebutnya sebagai Srikandi Banua untuk terus aktif bergerak dan menjaga kesehatan. Menurutnya, kesehatan fisik dan mental menjadi modal penting bagi perempuan dalam menjalankan peran sekaligus memberikan kontribusi bagi pembangunan daerah.

Ia juga menekankan pentingnya Gerakan Keluarga Sehat, Tangguh, dan Tanggap Bencana dalam membangun keluarga yang peduli terhadap kesehatan, menjaga kelestarian lingkungan, serta memiliki kemampuan menghadapi situasi darurat.

“Dalam menghadapi bencana, keluarga adalah garda terdepan. Karena itu, perlu dibekali pengetahuan mengenai langkah-langkah kesiapsiagaan sekaligus dibiasakan melakukan tindakan pencegahan di lingkungan masing-masing,” jelasnya.

Menurutnya, kesiapsiagaan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah atau petugas penanggulangan bencana. Keluarga juga perlu memiliki pengetahuan dasar dan kebiasaan yang mendukung upaya pencegahan serta penanganan ketika bencana terjadi.

Selain sosialisasi dan senam bersama, kegiatan tersebut juga dilengkapi layanan pemeriksaan kesehatan yang disiapkan Dinas Kesehatan Provinsi Kalsel bersama RSUD Dr. H. Moch. Ansari Saleh.

Fathul Jannah mengimbau seluruh peserta memanfaatkan layanan pemeriksaan tersebut sebagai bagian dari upaya deteksi dini terhadap kondisi kesehatan.

Ia juga meminta pengetahuan yang diperoleh selama kegiatan diteruskan kepada keluarga, kader PKK, serta masyarakat di lingkungan masing-masing.

“Kami juga memohon dukungan perangkat daerah dan seluruh organisasi perempuan di Kalimantan Selatan untuk terus bersinergi agar Gerakan Keluarga Sehat, Tangguh, dan Tanggap Bencana berjalan optimal sampai ke tingkat desa dan dasawisma,” katanya.

Ia berharap kegiatan Senam Ceria tidak berhenti sebagai ajang kebersamaan dan hiburan, tetapi menjadi langkah awal untuk membangun kebiasaan hidup sehat sekaligus memperkuat ketahanan keluarga di seluruh wilayah Kalimantan Selatan. (mc/ak)

Lebih baru Lebih lama