Trending

11 Atlet Anggar Banjar Buru Medali di Kejurprov 2026, Tiga Nomor Tembus 8 Besar

 

ANGGAR:Atlet anggar Kabupaten Banjar saat mengikuti Kejurprov Anggar 2026/foto:ikasibanjar 

BANUATODAY.COM,MARTAPURA - Target medali dibawa 11 atlet anggar Kabupaten Banjar ke Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Anggar 2026. Tidak hanya mengejar podium, mereka juga dituntut membuktikan hasil pembinaan dan latihan yang selama ini dijalani.

Sebanyak delapan nomor menjadi medan persaingan atlet anggar Banjar. Mereka turun dari kategori pra kadet hingga senior, baik nomor perorangan maupun beregu.

Ketua Ikatan Anggar Seluruh Indonesia (IKASI) Kabupaten Banjar Hj Helda Rina mengatakan, pihaknya memasang target medali perunggu dari nomor degen putri. 

Sementara nomor beregu degen putri dibidik mampu menyumbangkan medali perak.

“Delapan nomor yang diikuti meliputi, pra kadet floret putri, kadet floret putri, kadet degen putri, junior floret putri, senior degen putri, senior degen putra, beregu degen putri dan beregu degen putra,” kata Helda saat dikonfirmasi.

Sinyal positif mulai terlihat dari performa sejumlah atlet. Tiga nomor pertandingan berhasil melaju hingga babak delapan besar.

Yakni pra kadet floret putri, kadet floret putri dan kadet degen putri. Capaian tersebut menjadi modal bagi atlet Banjar untuk melanjutkan persaingan dan mengejar target yang telah dipasang.

“Sejumlah atlet juga telah menunjukkan persaingan cukup baik. Pada pertandingan yang berlangsung, atlet Kabupaten Banjar dari nomor pra kadet floret putri, kadet floret putri dan kadet degen putri, berhasil melaju hingga babak delapan besar,” jelasnya.

Dua nama juga menjadi perhatian IKASI Banjar. Mereka adalah Amalia Ulfah dan Angel Aprriliya. Keduanya dinilai memiliki potensi untuk tampil menonjol dalam persaingan Kejurprov Anggar 2026.

Bagi Helda, kemampuan teknis bukan satu-satunya modal atlet untuk menghadapi pertandingan. Mental dan kepercayaan diri juga harus dijaga ketika berhadapan dengan lawan di arena.

“Yang terpenting para atlet tetap semangat, percaya dengan kemampuan sendiri dan berjuang maksimal dalam setiap pertandingan,” ujar Helda yang juga merupakan anggota DPRD Kabupaten Banjar.

Helda menilai Kejurprov 2026 menjadi kesempatan penting untuk mengukur perkembangan atlet setelah menjalani latihan. 

Pengalaman bertanding juga dibutuhkan untuk membentuk mental sekaligus meningkatkan kemampuan.

“Pengalaman bertanding juga penting untuk membentuk mental, meningkatkan kemampuan, sekaligus menjadi bahan evaluasi menghadapi kompetisi berikutnya,” ucapnya.

IKASI Banjar sebelumnya juga telah mencatat prestasi pada ajang Kejurprov. Catatan tersebut menjadi salah satu modal untuk kembali bersaing pada kejuaraan tahun ini.

Namun, perjalanan pembinaan masih menghadapi pekerjaan rumah dari sisi sarana. Sebagian peralatan anggar yang tersedia saat ini sudah berusia tua dan beberapa mengalami kerusakan.

Kondisi tersebut menjadi perhatian IKASI Banjar. Penambahan peralatan pertandingan masuk dalam target yang ingin didorong setelah Kejurprov 2026.

“Harapannya bisa menambah alat pertandingan, karena alat yang ada sudah tua dan beberapa mengalami kerusakan. Selain itu, kami ingin menambah minat atlet cabor anggar agar bisa bersaing lagi di Kejurprov berikutnya,” harap Helda.

Selain sarana, regenerasi atlet juga menjadi perhatian. IKASI Banjar ingin semakin banyak masyarakat, khususnya generasi muda, tertarik menekuni olahraga anggar.

Menurutnya, dengan pembinaan yang berkelanjutan, sarana yang lebih memadai dan regenerasi atlet, anggar Banjar diharapkan mampu menjaga daya saing di tingkat provinsi.

Kendati demikian, ia menegaskan bahwa tujuan akhir Kejurprov 2026 tidak berhenti pada hasil pertandingan. 

“Karena setiap penampilan menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki kemampuan, membangun mental bertanding dan menyiapkan atlet menghadapi kompetisi berikutnya,” pungkasnya.(Yan/fsl)




Lebih baru Lebih lama