Trending

Angin Puting Beliung Rusak 37 Rumah di 8 Desa Kabupaten Banjar

 

RUSAK ;Rumah yang terdampak angin kencang di Kabupaten Banjar. Berdasarkan data sementara BPBD Banjar, sebanyak 37 rumah di delapan desa terdampak bencana angin kencang/puting beliung, Sabtu (26/9)./foto:pembakal pingaran ulu 

BANUATODAY.COM,MARTAPURA– Angin kencang dan puting beliung menerjang sejumlah wilayah di Kabupaten Banjar, Sabtu (26/9) sore. Berdasarkan pendataan terbaru Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banjar, dampak bencana tersebut tersebar di delapan desa.

Sebanyak 37 rumah warga terdampak. Dari kejadian itu, tercatat 41 kepala keluarga (KK) atau 119 jiwa yang ikut terdampak.

Kepala BPBD Kabupaten Banjar Wasis Nugraha mengatakan, data tersebut merupakan hasil pendataan sementara di lapangan.

“Data sementara ada 37 rumah, 41 KK dan 119 jiwa,” katanya saat dikonfirmasi, Minggu (27/9).

Desa Pingaran Ulu, Kecamatan Astambul, menjadi salah satu wilayah dengan dampak paling banyak. BPBD mencatat 19 rumah terdampak, dengan 23 KK atau 67 jiwa.

Selain rumah warga, bencana juga merusak fasilitas umum. Yakni satu bangunan Taman Kanak-Kanak Al-Qur'an (TKA) Silaturahmi di RT 03 dan Masjid Da'watul Haq di RT 01.

Kerusakan rumah warga juga terjadi di Desa Sungai Arfat, Kecamatan Karang Intan. Di lokasi ini terdapat enam rumah terdampak dengan total enam KK atau 20 jiwa.

Tingkat kerusakannya bervariasi. Satu rumah mengalami kerusakan berat, dua rumah rusak sedang dan tiga lainnya mengalami kerusakan ringan.

Di Desa Mali-Mali, Kecamatan Karang Intan, BPBD mencatat lima rumah terdampak dengan lima KK dan 12 jiwa. Selain itu, satu gudang penyimpanan juga mengalami kerusakan berat pada bagian atap dan dinding hingga sebagian roboh.Sementara itu, dampak lebih ringan tercatat di sejumlah wilayah lainnya.

Di Desa Tanah Abang, Kecamatan Mataraman, satu rumah milik warga terdampak. Penghuninya satu KK dengan empat jiwa.

Kemudian di Desa Tambak Anyar Ulu, Kecamatan Martapura Timur, satu rumah terdampak dengan satu KK dan dua jiwa.

Satu rumah juga terdampak di Desa Gunung Batu, Kecamatan Sambung Makmur. Rumah tersebut mengalami kerusakan setelah tertimpa pohon tumbang. Satu KK dengan dua jiwa terdampak.

Di Desa Lok Tangga, Kecamatan Karang Intan, dua rumah warga terdampak. Masing-masing dihuni satu KK, dengan total lima jiwa.

Sedangkan di Desa Tambak Baru Ulu, Kecamatan Martapura Timur, dua rumah terdampak. Total terdapat dua KK dengan tujuh jiwa.

Di Desa Pingaran Ulu, Kecamatan Astambul, terjangan angin kencang terjadi pada Sabtu (26/9/2026) sekitar pukul 17.00 WITA.

Peristiwa cuaca ekstrem ini menyebabkan kerusakan pada belasan rumah warga serta fasilitas pendidikan keagamaan.

Berdasarkan data sementara, total warga yang terdampak akibat musibah ini mencapai 12 kepala keluarga (KK) atau 34 jiwa.

Selain rumah warga di wilayah RT 3, RT 6, RT 7 dan RT 8, satu bangunan Taman Kanak-Kanak Al-Qur'an (TKA) Silaturahmi turut mengalami kerusakan.

Pambakal Pingaran Ulu Halimi mengatakan, rata-rata tingkat kerusakan bangunan berada dalam kategori sedang, dengan bagian atap rumah warga terlepas diterjang angin kencang.

"Hingga saat ini, sebagian besar wilayah terdampak juga masih mengalami pemadaman listrik total," kata Halimi.

Akibat angin puting beliung, Pambakal Pingaran Ulun menjelaskan bahwa padamnya aliran listrik disebabkan oleh robohnya tiang listrik di jalur perbatasan.

"Di karenakan tiang listrik tumbang di perbatasan Pingaran Ilir dan Tambak Baru," ucapnya.

Menanggapi insiden ini, Pemerintah Desa Pingaran Ulu bergerak cepat dengan langsung turun ke lapangan untuk melakukan identifikasi dan pendataan rinci terhadap tingkat kerusakan rumah warga yang terdampak.

Selain itu, pihak desa juga telah berkoordinasi secara intensif dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) guna mempercepat proses penanganan darurat bagi para korban.

Penanganan terhadap warga terdampak mulai dilakukan Pemkab Banjar, Minggu (27/9/2026). 

Wakil Bupati Banjar Habib Idrus Al Habsyi menyerahkan bantuan kepada warga terdampak di wilayah Kecamatan Astambul.

Bantuan tersebut disalurkan sebagai respons pemerintah daerah terhadap warga yang rumahnya terdampak bencana.

Berdasarkan pendataan di lokasi penyerahan bantuan, terdapat 23 KK terdampak. Sebanyak enam rumah dilaporkan mengalami rusak berat dan 17 rumah rusak ringan.

Penyerahan bantuan turut dihadiri Kepala BPBD Kabupaten Banjar, anggota DPRD Banjar, camat, BAZNAS Kabupaten Banjar, pembakal serta masyarakat setempat.

Habib Idrus mengatakan, pemerintah daerah akan terus memastikan penanganan warga terdampak dilakukan secara cepat.

“Pemkab Banjar hadir untuk membantu masyarakat yang terkena musibah,” ujarnya.

Dia berharap bantuan yang diberikan dapat meringankan beban warga sekaligus mendukung proses penanganan pascabencana.

Sementara itu, BPBD bersama pemerintah desa masih melakukan pendataan dan penanganan terhadap kerusakan yang ditimbulkan angin kencang tersebut.(Yan/fsl)

Lebih baru Lebih lama