Trending

HUT ke-25 Demokrat, AHY Tegaskan Kekuasaan Ada Batasnya, Pengabdian kepada Rakyat Tak Berakhir

PENGABDIAN: AHY tegaskan pentingnya menjaga semangat pengabdian kepada rakyat/Foto Partai Demokrat


BANUATODAY.COM, JAKARTA – Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menegaskan pentingnya menjaga semangat pengabdian kepada rakyat di tengah perjalanan Partai Demokrat yang telah memasuki usia 25 tahun, Jumat (11/9/2026).

Pesan tersebut disampaikan AHY dalam puncak peringatan HUT ke-25 Partai Demokrat yang digelar di Indonesia Arena, Senayan, Jakarta, Rabu malam (9/9/2026). Peringatan seperempat abad Partai Demokrat tersebut menjadi momentum bagi jajaran kader untuk memperkuat kembali komitmen pengabdian kepada masyarakat.

Dalam pidato politiknya, AHY mengingatkan kader bahwa posisi kekuasaan dan jabatan politik memiliki batas waktu, sedangkan tanggung jawab kepada masyarakat harus terus dijalankan.

“Kekuasaan bukan milik seseorang untuk selamanya. Kekuasaan adalah amanah rakyat yang memiliki batas waktu,” tegas AHY.

Ia juga mengingatkan kader Demokrat untuk tidak menjadikan kekuasaan sebagai tujuan akhir perjuangan politik. Menurutnya, pergantian jabatan dan siklus pemilu merupakan bagian dari dinamika demokrasi, sementara pengabdian kepada masyarakat harus terus berlanjut.

“Para pejuang Demokrat di seluruh Tanah Air, kekuasaan datang dan pergi, jabatan ada waktunya, pemilu memiliki siklusnya, tetapi tanggung jawab kepada rakyat tidak pernah selesai,” ujar AHY.

Memasuki usia seperempat abad, AHY mendorong seluruh kader untuk semakin dekat dengan masyarakat dan menjadikan aspirasi rakyat sebagai dasar dalam menentukan sikap politik.

Pesan tersebut sejalan dengan rangkaian kegiatan HUT ke-25 Partai Demokrat yang sebelumnya telah digelar. Dalam Sarasehan 25 Tahun Partai Demokrat, AHY menekankan pentingnya kader untuk terus mendengarkan persoalan yang dihadapi masyarakat sebelum menentukan langkah dan kebijakan politik.

“Demokrat harus terus mendengar. Sebelum berbicara, kami harus terus mendengar,” tegasnya.

AHY menempatkan tiga agenda utama sebagai bagian dari perjuangan Demokrat, yakni memajukan ekonomi, menegakkan keadilan, dan menjaga demokrasi. Ketiganya dinilai tetap relevan untuk menjawab berbagai tantangan yang dihadapi masyarakat di tengah perubahan zaman.

Dalam bidang ekonomi, perhatian diarahkan pada persoalan kesejahteraan masyarakat, termasuk daya beli dan lapangan pekerjaan. AHY sebelumnya juga meminta kader memahami persoalan ekonomi yang dirasakan masyarakat dan menghadirkan solusi nyata.

Pada puncak HUT ke-25 tersebut, AHY juga menegaskan posisi Partai Demokrat dalam mendukung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Ia menyampaikan bahwa Demokrat siap terus memberikan dukungan dan dapat diandalkan untuk membantu pemerintahan berjalan dengan baik.

Perjalanan 25 tahun Partai Demokrat, menurut AHY, tidak cukup hanya dimaknai sebagai perayaan ulang tahun. Momentum tersebut harus menjadi kesempatan untuk memperbarui komitmen, memperkuat kapasitas kader, dan memperluas pengabdian kepada masyarakat.

Dengan semangat “Bersama Rakyat, Memajukan Ekonomi, Menegakkan Keadilan, Menjaga Demokrasi”, Partai Demokrat memasuki seperempat abad perjalanannya dengan membawa agenda untuk mempertahankan kepercayaan masyarakat melalui kerja nyata. (naz/fsl)

Lebih baru Lebih lama