BANUATTODAY.COM,BANJARBARU, – Ketua Umum DPP Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI), Hj Ir Nita Yudi MBA, mendorong Bank Kalsel memberikan dukungan pembiayaan dengan bunga nol persen bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), khususnya perempuan yang tergabung dalam IWAPI.
Menurut Nita, akses pembiayaan dengan bunga ringan hingga 0 persen dapat menjadi salah satu upaya mendorong pelaku usaha perempuan untuk berkembang dan naik kelas.
“Kani melihat Bank Lampung yang sukses memberikan kredit bunga nol Persen untuk UMKM perempuan anggota IWAPI , kalau Bank Lampung bisa tentunya Bank Kalsel pun pasti bisa ,” ungkapnya pada pembukaan Rakerda IWAPI Kalsel, Selasa (29/09).
Ia menyebut, program pembiayaan dengan bunga nol persen ini diharapkan dapat membuka lebih banyak kesempatan bagi perempuan pelaku usaha untuk mengembangkan bisnisnya.
"Kisaran kredit dari Rp5 juta hingga Rp50 juta, program seperti ini tentunya juga bisa dilaksanakan di Kalsel," tambahnya.
Selain pembiayaan, Nita meminta setiap kegiatan IWAPI dapat sekaligus menjadi ruang promosi bagi produk UMKM lokal. Menurutnya, produk anggota harus mendapatkan ruang untuk diperkenalkan kepada masyarakat.
“Kalau ada kegiatan seperti ini, harus disiapkan gerai UMKM. Produk lokal harus ditampilkan dan dipromosikan,” tegasnya.
Sementara itu, Bank Kalsel menyambut positif harapan IWAPI terkait dukungan pembiayaan bagi pelaku UMKM.
Kepala Seksi Pemasaran Kredit Bank Kalsel Cabang Banjarbaru, Dadie Admoko, yang hadir dalam Rakorda IV IWAPI Kalsel, mengatakan usulan pembiayaan 0 persen tersebut akan dikoordinasikan lebih lanjut dengan divisi terkait.
“Alhamdulillah, kami menanggapi secara positif dan mendukung apa yang diharapkan IWAPI Pusat tadi. Insyaallah, nanti kami koordinasikan lagi dengan divisi terkait, khususnya mengenai permintaan pembiayaan 0 persen,” ujarnya.
Menurut Dadie, Bank Kalsel akan menindaklanjuti usulan tersebut, termasuk melakukan koordinasi dengan pihak terkait. Ia berharap dukungan pembiayaan nantinya dapat memberikan dampak terhadap peningkatan dan pengembangan UMKM, khususnya anggota IWAPI di Kalimantan Selatan.
“Ini akan kami tindaklanjuti secepatnya. Mudah-mudahan hasil koordinasi nanti dapat berdampak pada peningkatan UMKM, khususnya teman-teman IWAPI,” katanya.(Naz/fsl)

