Trending

Kebakaran Lahan di Tatakan, Menambah Daftar Panjang Karhutla di Tapin

 

PADAMKAN: Petugas gabungan saat mencoba memadamkan api yang membakar pepohonan dan semak di Desa Suato Tatakan/Foto :Pusdalops BPBD Tapin 

BANUATODAY.COM,TAPIN– Kebakaran lahan dan hutan yang terjadi pada  30 hektare lahan semak dan pepohonan di Desa Suato Tatakan, Kecamatan Tapin Selatan, Jumat siang menambah panjang daftar lahan dan hutan yang terbakar di Tapin,

Kepala Pelaksana BPBD Tapin Muhammad Nor mengatakan, berdasarkan laporan sementara Pusdalops-PB BPBD Tapin, kawasan yang terbakar merupakan lahan yang didominasi semak dan pepohonan.

“Luas lahan yang terbakar sekitar 30 hektare. Untuk penyebabnya masih belum diketahui,” ujarnya.

Mendapat laporan kejadian, tim gabungan langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan penanganan. Pemadaman tidak hanya melibatkan TRC BPBD Tapin, tetapi juga unsur TNI, Polri, Satpol PP dan Damkar serta relawan pemadam kebakaran.

Sejumlah BPK yang ikut membantu di antaranya BPK SAPAT, BPK RMT, BPK Mandiri, BPK 879, BPK Balantak, BPK Mujahidin, BPK RAHA, BPK BUBAR dan BPK TIMDAM.

Masyarakat setempat juga turut membantu proses pemadaman. Petugas menggunakan peralatan portable serta unit mobil tangki pemadam untuk menjangkau dan membasahi area yang terbakar.

"Penanganan dilakukan bersama untuk mencegah kobaran api meluas ke kawasan lain. Terlebih, kondisi lahan yang kering membuat api berpotensi cepat menjalar apabila tidak segera dikendalikan," ucapnya.

Muhammad Nor menyebutkan, hingga laporan terakhir, titik api di lokasi tersebut sudah berhasil dikendalikan.

“Untuk titik api sudah aman terkendali,” katanya.

Meski api telah berhasil dikendalikan, petugas tetap melakukan pemantauan di sekitar lokasi. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api, terutama pada kawasan yang masih memiliki material mudah terbakar.

BPBD Tapin juga terus mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan selama musim kemarau. Aktivitas yang dapat memicu kebakaran, termasuk pembakaran lahan, diharapkan tidak dilakukan karena api dapat dengan cepat meluas di tengah kondisi lahan yang kering.

Kebakaran di Suato Tatakan menambah perhatian terhadap ancaman karhutla di Tapin yang masih terjadi di sejumlah wilayah. Upaya pencegahan dan penanganan dini menjadi penting agar kebakaran tidak meluas dan berdampak lebih besar terhadap lingkungan maupun masyarakat.(Frz/fsl)

Lebih baru Lebih lama