| EDUKASI:Mahasiswa baru UNISKA diedukasi soal karhutla/foto:naza |
BANUATODAY.COM,BANJARMASIN -Untuk mencegah maraknya kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan Selatan,, Mabes TNI bersama Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari (UNISKA MAB) memberikan sosialisasi pencegahan karhutla serta pembekalan bela negara kepada mahasiswa baru pada kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB), Rabu (09/09)
Kegiatan pencegahan dan penyuluhan karhutla ini menghadirkan jajaran jenderal dan pimpinan TNI. Staf Khusus Kasad, Brigjen TNI Subagyo W.G., yang didampingi Pa Sahli Tk II Was Aspas Sahli Bid. Hubint Panglima TNI, Marsma TNI Soegeng Ryady, S.T., dan Dandim 1007/Banjarmasin, Kolonen Czi Slamet Riyadi, menyampaikan pentingnya peran mahasiswa sebagai pelopor pencegahan karhutla di tengah masyarakat.
"Kepentingan dalam rangka penyuluhan atau penyampaian tentang karhutla kepada adik-adik mahasiswa itu tujuannya mereka sebagai agen, agen untuk perubahan dan menyampaikan kepada teman-temannya, kemudian masyarakat, untuk mengedukasi bagaimana terjadi kebakaran," ujar Brigjen TNI Subagyo W.G.
Ia menerangkan bahwa pemicu kebakaran bersumber pada tiga elemen dasar. "Tadi sudah dijelaskan oleh narasumber bahwa sumber kebakaran itu ada tiga, yaitu bahan bakarnya seperti ladang, tanam-tanaman, kemudian yang menyebabkan itu ada puntung rokok, pembakaran langsung, dan ketiga itu ada udara. Kalau misalnya dari tiga ini sudah terputus, pasti akan tidak terjadi kebakaran," jelasnya.
Subagyo juga menyoroti pentingnya kewaspadaan dini dan kedisiplinan lingkungan di kawasan kampus yang berdekatan dengan area lahan. Menurutnya, disiplin merupakan milik bersama, bukan hanya militer.
"Kebutuhan kami seperti tadi bahwa mereka harus sadar yang kami ucapkan disiplin, disiplin itu bukan militer dan TNI/Polri tetapi milik semua, disiplin tentang membuang sampah, disiplin tentang membakar sisa-sisa sampah, disiplin membuang rokok. Itu yang harus digelorakan, disampaikan kepada seluruh masyarakat yang ada. Terutama kalau di lingkungan kampus, ya itulah kewaspadaan dini yang mereka harus miliki," tegasnya.
Langkah ini menyambung komitmen UNISKA MAB dalam menjadikan isu lingkungan sebagai bagian pembentukan karakter.
Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni UNISKA MAB, Prof. Dr. Didi Susanto, S.Sos., M.I.Kom., M.Pd., menyampaikan apresiasi atas kehadiran jajaran TNI yang membagikan materi bela negara dan pencegahan karhutla.
"Kita kan memang fokus pada isu lingkungan, kemudian disiplin menjaga lingkungan, budaya menjaga lingkungan, nah itu kan masuk dalam posisi karakter bangsa kita. Makanya kita di UNISKA kebetulan ada beberapa jenderal TNI yang berhadir memberikan materi terkait dengan bela negara, bagaimana kita menjaga negara kita baik itu lingkungan dari kebakaran hutan, dari berbagai macam isu-isu yang selama ini terkait terutama di Kalimantan," urai Prof. Didi.
Prof. Didi menggarisbawahi pentingnya edukasi ini di tengah situasi bencana asap yang saat ini sedang melanda Kalimantan Selatan. Sosialisasi ini pun menjangkau seluruh peserta orientasi mahasiswa baru.
"Karena kita di Kalimantan Selatan ini sedang bencana asap, maka mudah-mudahan kesadaran masyarakat, kesadaran mahasiswa terhadap menjaga lingkungan itu penting, itu yang paling utama. Ini kan bentuk sosialisasi sebenarnya, hari ini kita mengundang beberapa jenderal ini untuk menyampaikan bahwa kita bersinergi dengan semua pihak. UNISKA terbuka kalau isunya adalah menjaga lingkungan terkait dengan kedisiplinan kita menjaga alam. Kita seluruhnya yang mengikuti orientasi masuk baru itu sekitar 4.150 orang," pungkas Prof. Didi.(Naz/fsl)
