Trending

Pengendara di Handil Bakti Dibagikan Masker Cegah Dampak Kabut Asap

 

MASKER: Satlantas Polres Barito Kuala bersama Rumah Zakat membagikan masker kepada pengguna jalan di Simpang Handil Bakti.//foto:polres batola

BANUATODAY.COM, MARABAHAN – Kepungan asap karhutla mulai mengganggu pengguna jalan di kawasan Handil Bakti hingga Puntik, pada Kamis (25/9/2026 petang. Kondisi ini membuat jarak pandang dan udara di sejumlah ruas jalan terasa kurang nyaman.

Asap terlihat menyelimuti ruas jalan poros menuju Marabahan-Margasari, Jalan Gubernur Syarkawi hingga arah Anjir. Pengendara roda dua maupun roda empat harus melintas di tengah pekatnya asap.

Melihat kondisi tersebut, Satlantas Polres Barito Kuala bersama Rumah Zakat turun ke jalan. Tepatnya di kawasan Simpang Handil Bakti, mereka membagikan masker kepada para pengguna jalan, termasuk kendaraan angkutan berat.

Kasat Lantas Polres Barito Kuala Iptu M Salahuddin Ariza mengatakan, pembagian masker dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak asap karhutla.

"Kita sama-sama turun bersama Rumah Zakat, membagikan masker ini," ujarnya.

Menurut Ariza, dalam beberapa hari terakhir karhutla terjadi di sejumlah wilayah sekitar Handil Bakti dan Puntik. Asap dari kebakaran tersebut kemudian menyebar hingga ke ruas jalan yang banyak dilalui masyarakat."Semoga masker yang kami bagikan bersama rumah zakat bermanfaat bagi pengguna jalan,pastinya dalam kondisi cuaca seperti ini jaga kesehatan dan konsentrasi saat berkendara  serta patuhi aturan lalu lintas," imbau Ariza.

Pembagian masker mendapat respons positif dari pengguna jalan. Sejumlah pengendara bahkan rela mengantre untuk mendapatkan masker.

"Iya, berasap banget. Terima kasih maskernya,"ucap Hamdi, 47, warga Kapuas, sembari melanjutkan perjalanan setelah menerima masker.

Hal senada disampaikan Idham, 51, warga Anjir Muara. Menurutnya, masker yang dibagikan sangat membantu, meski terlihat sederhana.

"Cukup sesak juga napas. Tadi siang ke Banjarmasin tidak seberapa asapnya. Pas menuju balik, asapnya cukup banyak,"katanya.

Idham menduga asap tersebut berasal dari karhutla yang terjadi di sekitar kawasan Puntik. Ia juga melihat sejumlah mobil pemadam kebakaran dari arah Banjarmasin melaju menuju kawasan tersebut.

"Ini ada lagi sepertinya kebakaran hutan dan lahan. Banyak damkar dari Banjarmasin yang melaju arah Puntik,"tuturnya.(Yln/fsl)

Lebih baru Lebih lama