| KRISIS :Direktur Umum PT AM Bandarmasih, Zulbadi, menegaskan komitmen perusahaan dalam menghadapi krisis air baku/foto:humas |
BANUATODAY.COM,BANJARMASIN -PT Air Minum Bandarmasih membentuk tim tanggap darurat untuk mengatasi krisis air baku yang mengganggu distribusi air bersih di Kota Banjarmasin. Tim ini bertugas menjalankan penanganan cepat bagi warga terdampak.
Direktur Umum PT AM Bandarmasih, Zulbadi, menegaskan komitmen perusahaan dalam menghadapi masalah krisis air di Banjarmasin,
"Dalam menanggapi darurat air baku kami membentuk tim tanggap darurat. Tim tanggap darurat ini memiliki tugas khusus yaitu mengatasi keadaan darurat dan kami tidak berdiam diri, ada beberapa langkah jangka pendek yang kita lakukan saat ini," kata Zulbadi, Jumat (11/09).
Langkah awal dilakukan dengan menyalurkan tandon air 3.000 meter kubik. Bantuan ditempatkan di Kelurahan Mantuil (Banjarmasin Selatan), tiga unit di kawasan PM Noor dan Kuin Cerucuk (Banjarmasin Barat), Kelurahan Alalak serta Sungai Andai (Banjarmasin Utara), hingga titik ujung jaringan di Banjarmasin Timur.
"Tujuan kita mendistribusikan tandon tentunya untuk memenuhi kebutuhan air masyarakat setiap harinya," ujarnya.
Air pada tandon tersebut dipasok rutin menggunakan mobil tangki. "Kami akan selalu mengisi air di tandon itu melalui mobil tangki sehingga warga bisa mengambil air kapan saja saat diperlukan," katanya.
Zulbadi memastikan seluruh fasilitas tandon dan pasokan air diberikan secara gratis.
Selain tandon, tim lapangan melakukan rekayasa teknis jaringan pipa, seperti membuang sumbatan udara via air valve dan membersihkan kotoran pipa lewat washout.
"Kita juga melakukan rekayasa distribusi air supaya air bisa mengalir secara bertahap," kata dia.
Manajemen mengakui aliran pipa belum bisa beroperasi penuh 24 jam selama kemarau, sehingga pengiriman via tangki terus digenjot.
"Kami akui saat ini pihaknya belum bisa mendistribusikan aliran air 24 jam, namun kami mengupayakan bisa memenuhi kebutuhan air dengan mendistribusikan air melalui mobil tangki," tuturnya.
Layanan customer care melalui enam kanal pengaduan serta posko darurat kini disiagakan 24 jam. Sebanyak enam mobil tangki dikerahkan, termasuk empat unit bantuan dari PMI dan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Banjarmasin.
"Setiap aduan yang masuk secara otomatis akan diteruskan kepada petugas lapangan yang siap turun langsung ke lapangan menindaklanjuti," katanya.
"Kita berdoa bersama mudah - mudahan hujan segera turun, dan kemarau kering ini bisa berakhir agar air bisa kembali normal," harapnya.(Naz/fsl)
