Trending

Semarak Maulid DPD Golkar Kalsel, Jaga Warisan Berharga Almarhum H Leman

 

SEMARAK : Suasana Maulid yang di gelar DPD Golkar Banjarmasin/foto:ana

BANUATODAY.COM,BANJARMASIN -Terus menjaga tradisi yang dilakukan almarhum H Sulaiman HB tokoh Golkar Kalsel, DPD Partai Golkar Kota Banjarmasin menggelar peringatan Semarak Maulid Nabi Muhammad SAW di Sekretariat DPD Golkar Kota Banjarmasin pada Senin (07/09) malam.

​Acara keagamaan tersebut berlangsung khidmat dan penuh rasa kebersamaan. Peringatan Maulid Nabi ini dihadiri oleh jajaran pengurus serta kader Partai Golkar dari seluruh penjuru Kota Banjarmasin. 

Tidak hanya itu, ratusan jemaah dari berbagai kecamatan turut memadati lokasi acara untuk berselawat dan memanjatkan doa bersama.

Ketua DPD Golkar Kota Banjarmasin, Yuni Abdi Nur Sulaiman atau yang akrab disapa Haji Iyun, menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas terselenggaranya kegiatan tersebut secara aman dan lancar.

Dalam sambutannya, Haji Iyun menegaskan bahwa tradisi menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di lingkungan Partai Golkar merupakan warisan berharga dari almarhum ayahnya, H. Abdussamad Sulaiman HB (Haji Leman), tokoh Kalsel yang pernah menjabat sebagai Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Kalimantan Selatan.

"Alhamdulillah, kita sangat bersyukur atas perlindungan Allah sehingga hari ini bisa berkumpul bersama dalam peringatan Semarak Maulid. Kegiatan positif ini merupakan warisan dari almarhum orang tua kita, Bapak H. Abdussamad Sulaiman HB, yang saat beliau hidup dan menjabat Ketua DPD Golkar Kalsel senantiasa rutin mengadakannya," ujar Haji Iyun di hadapan para jemaah.

​Sebagai penerus estafet kepemimpinan, Haji Iyun memohon petunjuk dan dukungan moral dari seluruh lapisan masyarakat serta jajaran kader agar dapat terus menjaga amanah dan memelihara tradisi kebaikan tersebut.

​"Saya sebagai generasi penerus memohon doa, bimbingan, dan arahan dari pian-pian seberataan (Anda sekalian). Semoga ulun (saya) bisa menjalankan amanah yang diberikan serta terus melanjutkan seluruh kegiatan positif ini," tuturnya.

​Peringatan tersebut juga dihadiri langsung oleh Ketua DPD Partai Golkar Kalimantan Selatan, H. Hasnuryadi Sulaiman. 

Dalam sambutannya, ia mengawali dengan ungkapan rasa syukur atas kesempatan bersilaturahmi dan memuji Rasulullah SAW bersama keluarga besar Golkar Kota Banjarmasin.

​Hasnur menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada kepemimpinan Haji Iyun beserta seluruh jajaran DPD Golkar Kota Banjarmasin atas terselenggaranya Semarak Maulid ini. Ia mengenang kembali bagaimana tradisi keagamaan ini dibentuk oleh almarhum ayahanda mereka.

​"Kami atas nama DPD Partai Golkar Provinsi Kalimantan Selatan tentunya berterima kasih kepada Dinda Haji Yuni Abdi Nur Sulaiman beserta seluruh jajarannya. Kita teringat pada saat kepengurusan yang dipimpin oleh almarhum Abah tercinta, Haji Abdussamad Sulaiman HB, kegiatan seperti ini adalah sebuah ciri khas, budaya, dan tradisi yang konsisten dijalankan," ujar Hasnur.

​Ia menambahkan bahwa tradisi keagamaan ini dulunya mendapat apresiasi langsung dari para habaib dan alim ulama, yang menilai Golkar sebagai partai nasionalis namun sangat religius. 

Identitas tersebut tidak lepas dari bimbingan para ulama terkemuka seperti Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf dari Solo, Habib Quraish Baharun, Guru Jarum, Guru Zuhdi, hingga KH Muhammad Zaini bin Abdul Ghani (Guru Sekumpul).

H. Hasnuryadi juga membagikan pesan yang diterima langsung via telepon dari Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf sebelum acara dimulai. 

Habib Syech menyampaikan salam hormat dan gembira atas terselenggaranya acara ini, serta berharap kegiatan Semarak Maulid Maulid Habsyi seperti yang pernah dijalankan almarhum H. Leman dapat terus ditingkatkan di tahun-tahun mendatang.

​Selain itu, H. Hasnuryadi menyambut positif inovasi dalam acara tahun ini yang mengusung konsep parade selawat bersama tanpa sistem kompetisi kalah-menang.

​"Mudah-mudahan konsep baru malam hari ini yang tidak dilombakan, melainkan tampil bersama dalam bentuk parade di mana semua diberikan kesempatan, menjadi sebuah inovasi baru yang kita sambut gembira. Kita berharap semua bergembira, bukan mencari kalah dan menang, tetapi bersama-sama berselawat memuja dan memuji Rasulullah SAW," tuturnya.

​Menutup sambutannya, ia mengingatkan pentingnya menunjukkan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW melalui amalan dan perilaku sehari-hari.

"Sebagai umat Rasulullah SAW, sudah sewajarnya kita menunjukkan cinta kita. Namun, cinta yang bagaimana? Yaitu cinta dengan menunjukkan apa yang kita lakukan sehari-hari sebagai ibadah kepada Allah SWT dan wujud kecintaan kepada Rasulullah SAW," tutupnya.(Yln/fsl)



Lebih baru Lebih lama