BANUATODAY.COM,BANJARMASIN -Setelah lebih 10 tahun tak pernah dikeruk, akhirnya Kolam Kamboja di era Wali Kota HM Yamin mulai dikeruk untuk difungsikan kembali. Pengerukan dimulai Senin (07/09),Pengerukan dilakukan untuk mengangkat sedimentasi yang menumpuk sekaligus mengembalikan fungsi kolam sebagai ruang retensi air di tengah kota.
Wali Kota Banjarmasin H.M. Yamin HR mengatakan, pengerukan menjadi langkah penting untuk mengoptimalkan kembali kapasitas tampung kolam yang diperkirakan lebih dari satu dekade terakhir tidak dikeruk secara menyeluruh.
“Hari ini kita melakukan pengerukan kolam di Taman Kamboja yang diperkirakan mungkin sudah lebih dari 10 tahun tidak pernah dikeruk secara menyeluruh,” ungkapnya,
Menurut Yamin, sedimentasi yang selama ini berad di dasar kolam mengurangi ruang tampung air. Karena itu, material yang menumpuk diangkat agar kapasitas kolam dapat kembali optimal.
“Kita ingin mengembalikan fungsi kolam ini sebagai ruang retensi air di tengah kota. Sedimentasi yang menumpuk kita angkat agar daya tampungnya bertambah,” katanya.
Optimalisasi tersebut diharapkan memperkuat kemampuan kawasan dalam menahan sementara limpasan air ketika terjadi hujan deras. Dengan fungsi retensi yang kembali optimal, kolam dapat menjadi salah satu bagian dari upaya mengurangi potensi genangan di kawasan perkotaan.
Bagi Yamin, pengendalian air di Banjarmasin tidak dapat dilakukan secara parsial. Sungai, drainase hingga ruang retensi perlu dikelola sebagai bagian dari sistem yang saling mendukung.
“Sehingga ketika hujan deras kolam ini dapat menahan sementara limpasan air dan membantu mengurangi genangan,” tekannya.
Ia menegaskan, pembenahan sistem pengendalian air akan dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan, termasuk dengan mengoptimalkan infrastruktur dan ruang-ruang yang memiliki fungsi tampungan air.
“Ini bagian dari upaya kita membenahi pengendalian air di Banjarmasin. Sungai, drainase, dan ruang-ruang retensi harus kita optimalkan bersama. Insyaallah kita kerjakan bertahap dan berkelanjutan,” kata Yamin.
Pengerukan kolam Taman Kamboja ini menjadi salah satu langkah untuk memastikan ruang tampungan air yang berada di kawasan perkotaan dapat berfungsi lebih optimal. Upaya tersebut sekaligus menempatkan pengelolaan kolam bukan hanya sebagai bagian dari pemeliharaan kawasan taman, tetapi juga sebagai bagian dari strategi pengendalian air kota.(Naz/fsl)

