Trending

Tin SAR,Jurnalis dan Keluarga Korban KM VIrgo Transport 8 Gelar Doa Bersama

 

DOA : Kegiatan doa bersama yang digelar  di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin/foto:ana

BANUATODAY.COM,BANJARMASIN –Tim terpadu yang terlibat dalam operasi pencarian bersama sejumlah keluarga korban dan awak media menggelar doa bersama untuk korban KM Virgo Transport  yang tenggelam di Laut Jawa, doa bersama digelar Kamis (17/09) malam, selepas salat Isya.

Kegiatan berlangsung di ruang embarkasi penumpang Pelabuhan Trisakti Banjarmasin. Doa bersama diawali dengan pembacaan Surah Yasin, kemudian dilanjutkan doa untuk para korban dan kelancaran proses pencarian.

Sejumlah keluarga korban yang hingga kini masih setia menunggu kabar orang-orang tercinta tampak mengikuti kegiatan dengan khusyuk.

Kapolsek KPL Kompol Abdul Rauf mengatakan, doa bersama tersebut merupakan bentuk kebersamaan tim terpadu dengan keluarga korban yang masih menanti hasil pencarian.

"Kita sama-sama berinisiatif melaksanakan doa bersama ini. Dari sisi spiritual, kita ingin memberikan rasa kebersamaan kepada keluarga korban," ujarnya.

Selain mendoakan kelancaran pencarian, doa juga ditujukan kepada tim yang masih bekerja di lapangan agar selalu diberikan kesehatan dan kekuatan.

"Tujuannya agar tim yang melaksanakan proses pencarian dan evakuasi terus diberi kekuatan dan kesehatan, sehingga selalu optimal dalam melaksanakan tugasnya untuk menemukan korban yang masih dalam proses pencarian," katanya.

Doa juga dipanjatkan untuk para korban yang telah ditemukan meninggal dunia serta keluarga yang masih menunggu kepastian nasib anggota keluarganya.

"Khusus kepada keluarga korban, semoga Allah memberikan ketabahan, kekuatan dan kesabaran untuk menunggu. Semoga takdir Allah nanti memberikan hasil yang terbaik bagi keluarga," tuturnya.

Rauf menambahkan, kegiatan doa bersama akan kembali dilaksanakan Jumat (18/9/2026) malam selepas salat Isya. Rencananya, tim terpadu akan menghadirkan tokoh agama untuk memberikan arahan serta motivasi kepada keluarga korban yang masih menjalani masa penantian.

"Besok kita juga akan melaksanakan di waktu yang sama, bakda Isya. Kita akan memanggil tokoh agama untuk memberikan arahan dan semangat agar dalam menghadapi cobaan ini kita selalu kuat," jelasnya.

Menurut Rauf, kegiatan malam itu diikuti puluhan keluarga korban. Sekitar 35 korban disebut datang dalam kegiatan tersebut, dengan anggota keluarga yang mendampingi mencapai sekitar 70 orang.

Salah satunya Siti Rohaniah, 58. Ia datang bersama anak, saudara dan menantunya untuk menunggu kabar suaminya, Furqan, yang bekerja sebagai sopir lintas pulau yang menjadi salah satu penumpang KM Virgo Transport 8.

Siti masih berharap suaminya dapat ditemukan dalam kondisi selamat. Ia mengikuti doa bersama dengan harapan pencarian yang dilakukan tim SAR segera membuahkan hasil.

"Saya berharap suami saya segera ditemukan. Mudah-mudahan masih ada kabar baik dan bisa ditemukan dalam keadaan selamat," harap Siti.(Yln/rdh)


Lebih baru Lebih lama