Trending

Asian Para Games 2026 Resmi Dibuka di Nagoya, Indonesia Turunkan 103 Atlet

PEMBUKAAN: Asian Para Games 2026 akan dibuka pada Minggu (18/10/2026)/Foto asianparagames-2026.org


BANUATODAY.COM, NAGOYA – Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026 dijadwalkan resmi dibuka pada Minggu (18/10/2026) di Nagoya, Jepang. Seremoni pembukaan menjadi penanda dimulainya ajang olahraga disabilitas terbesar di Asia yang berlangsung hingga 24 Oktober 2026.

Berdasarkan jadwal yang disampaikan, acara pembukaan akan dimulai pukul 16.00 WIB, didahului pertunjukan pembuka atau pre-show pada pukul 14.00 WIB. Penonton juga dapat memantau informasi siaran melalui kanal resmi penyelenggara. Informasi mengenai tautan siaran langsung melalui Locipo.jp perlu dipastikan kembali sebelum dipublikasikan.

Mengusung konsep WABI (We Are Beautiful Individuals), rangkaian seremoni membawa pesan tentang keberagaman, keunikan, dan kekuatan setiap individu. Konsep tersebut mengajak masyarakat melihat perbedaan sebagai bagian dari kehidupan yang dapat membuka peluang dan potensi baru.

Asian Para Games edisi kelima ini berlangsung selama tujuh hari, mulai 18 hingga 24 Oktober 2026. Berdasarkan informasi resmi penyelenggara, terdapat 18 cabang olahraga dengan 502 nomor pertandingan yang dijadwalkan dalam ajang tersebut.

Indonesia turut ambil bagian dengan mengirimkan 103 atlet yang bertanding pada 12 cabang olahraga. Kemenpora menyebut kontingen Merah Putih diperkuat total 210 personel, termasuk 107 ofisial dan tenaga pendamping.

Cabang para atletik menjadi penyumbang atlet terbanyak bagi Indonesia, yakni 25 orang. Sementara itu, para bulu tangkis diikuti 15 atlet dan para renang diperkuat 12 atlet. Indonesia juga mengirimkan wakil pada cabang para angkat berat, para tenis meja, para panahan, para judo, boccia, para balap sepeda, para menembak, anggar kursi roda, dan para taekwondo.

Dalam keikutsertaan kali ini, Indonesia menargetkan posisi 10 besar klasemen akhir dengan perolehan tujuh medali emas, delapan perak, dan 17 perunggu. Target tersebut disusun berdasarkan evaluasi serta analisis potensi atlet oleh National Paralympic Committee (NPC) Indonesia.

Dengan persiapan yang telah dijalani, para atlet Indonesia diharapkan mampu menunjukkan kemampuan terbaik sekaligus memperjuangkan prestasi di tingkat Asia. Dukungan masyarakat menjadi salah satu bentuk penyemangat bagi kontingen Merah Putih selama mengikuti kompetisi. (naz/fsl)

Lebih baru Lebih lama