Trending

Cegah Plagiasi Berbasis AI, UT Banjarmasin Bekali Mahasiswa Etika Penulisan Artikel Ilmiah dan Akses E-Resources

 

CEGAH :UT Banjarmasin Bekali Mahasiswa Etika Penulisan Artikel Ilmiah dan Akses E-Resources Cegah Plagiasi Berbasis AI/foto:ana

BANUATODAY.COM, BANJARMASIN – Universitas Terbuka (UT) Banjarmasin menggelar kegiatan "Akselerasi Publikasi Artikel Ilmiah Berbasis AI dan Optimalisasi E-Resources UT dengan Integritas Akademik Tinggi" di Ruang Tutorial Lantai 2, Kantor UT Banjarmasin, Rabu (28/10/2026). Kegiatan ini ditujukan untuk membimbing mahasiswa agar mampu memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) secara bijak dan beretika dalam penyelesaian tugas akhir.

Direktur UT Banjarmasin, Ir. Mochamad Priono, M.Si., menjelaskan bahwa kurikulum di UT mewajibkan mahasiswa semester 7 untuk menyelesaikan proyek, skripsi, atau artikel ilmiah. Mengingat mayoritas mahasiswa memilih jalur artikel ilmiah, pihak kampus merasa perlu memberikan bimbingan intensif agar karya yang dihasilkan berkualitas dan tidak melanggar etika akademik.

"Tren saat ini banyak penulis yang sekadar copy-paste dari AI atau bahkan melakukan fabrikasi data palsu. Ini harus dihindari. UT sudah memiliki perangkat lunak khusus untuk mendeteksi tingkat plagiasi dan penggunaan AI. Jika melewati batas standar, mahasiswa tidak akan diberi nilai atau nilainya nol," tegas Priono.

Untuk mendukung riset dan penulisan mahasiswa agar mampu bersaing di level dunia, UT telah menyediakan berbagai fasilitas digital gratis. Melalui portal Single Sign-On (MyUT), mahasiswa bisa mengakses Microsoft 365, Copilot AI, aplikasi penunjang penulisan, hingga jurnal-jurnal internasional berbayar yang dilanggan khusus oleh kampus.

Manajer Perpustakaan dari Pusat Perpustakaan dan Kearsipan UT, Kani, M.Kom yang hadir sebagai narasumber, mendorong seluruh mahasiswa di Kalimantan Selatan untuk mengoptimalkan perpustakaan digital terbuka tersebut.

"Kami sudah menyediakan banyak bahan pustaka digital, e-book, serta e-resources bertaraf internasional seperti ScienceDirect. Fasilitas AI yang kami sediakan adalah tambahan pendukung dari e-resources tersebut agar mahasiswa lebih mudah mencari referensi dan menyusun tulisan," papar Kani.

Kegiatan ini disambut antusias oleh para peserta yang berasal dari berbagai kabupaten/kota di Kalsel. Muhammad Raihan, mahasiswa semester 7 asal Tabalong, dan Siti Noordiah mahasiswa semester 6 dari Tapin, mengaku mendapatkan segudang manfaat menjelang persiapan penyusunan artikel ilmiah mereka.

"Senang sekali bisa mengikuti kegiatan ini. Kami jadi tahu persis bagaimana batasan penggunaan AI, sehingga saat menulis nanti tidak asal copy-paste," ungkap keduanya senada.

Sebagai informasi, rangkaian kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari. Pada hari sebelumnya, mahasiswa telah menerima materi dasar mengenai pembimbingan penulisan, literasi perpustakaan digital, serta format aturan artikel ilmiah. Sementara pada hari ini, fokus pendalaman berada pada integrasi perpustakaan dan pemanfaatan AI yang sejalan dengan etika akademik.(Naz/fsl)

Lebih baru Lebih lama