KERING : Kabupaten Banjar diperkirakan minim peluang hujan hingga akhir Oktober mendatang/foto :istimewaBANUATODAY.COM,MARTAPURA - Peluang hujan di Kabupaten Banjar diperkirakan sangat minim hingga akhir Oktober 2028, kondisi ini akan membuat Kabupaten Banjar mengalami kekeringan yang sangat panjang,
BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Syamsudin Noor Banjarmasin memprakirakan Kabupaten Banjar mengalami cuaca cerah hingga berawan pada 7–13 Oktober 2026, dengan peluang hujan ringan.
Prakirawan BMKG, Utari Randiana, mengatakan secara umum kondisi cuaca Kalimantan Selatan dalam sepekan ke depan didominasi cerah hingga cerah berawan.
Hujan ringan masih berpeluang terjadi secara lokal, terutama di wilayah Kalsel bagian timur dan utara.
“Secara umum cuaca Kalimantan Selatan dalam satu minggu ke depan diprakirakan cerah hingga cerah berawan dan berpotensi hujan ringan lokal di Kalimantan Selatan bagian timur dan utara,” jelas Utari, Selasa (6/10/2026).
Untuk wilayah Kalsel bagian barat, termasuk Kabupaten Banjar, pada 7–9 Oktober BMKG memprakirakan kondisi cerah hingga berawan dengan peluang hujan ringan.
Sedangkan pada 10–13 Oktober, potensi hujan ringan masih lebih berpeluang terjadi di Kalsel bagian utara. Wilayah lainnya, termasuk bagian barat, secara umum diprakirakan cerah hingga berawan.
Kondisi tersebut menjadi perhatian karena Kabupaten Banjar masih menghadapi tingginya aktivitas Karhutla.
Berdasarkan data hingga 5 Oktober 2026, tercatat 1.017 kejadian Karhutla dengan luasan lahan terdampak mencapai 6.824,60 hektare. Dari luasan tersebut, sekitar 1.592,80 hektare telah tertangani.
Dalam rincian berdasarkan kecamatan, Gambut menjadi salah satu wilayah dengan luasan terdampak terbesar. Tercatat sekitar 1.802,67 hektare dari 280 kejadian.
Kecamatan Cintapuri Darussalam, Martapura Barat, Sungai Tabuk, dan Beruntung Baru juga mencatat luasan terdampak yang cukup besar.(Yan/fsl)
