Trending

Leonardo DiCaprio Soroti Karhutla Kalimantan dan Sumatera, Nasib Orangutan Jadi Perhatian

PERHATIAN: Leonardo DiCaprio soroti dampak karhutla di Kalimantan dan Sumatera/Foto Instagram leonardodicaprio


BANUATODAY.COM, JAKARTA – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda sejumlah wilayah di Indonesia mendapat perhatian dari aktor Hollywood sekaligus aktivis lingkungan, Leonardo DiCaprio.

Melalui akun Instagram pribadinya, DiCaprio menyoroti dampak karhutla di Kalimantan dan Sumatera, termasuk ancaman terhadap habitat orangutan serta satwa liar lainnya.

Dalam unggahannya, DiCaprio menyebut lebih dari 2 juta acre atau sekitar 800 ribu hektare hutan di kedua pulau tersebut telah terbakar. Ia juga mengaitkan kondisi hutan yang semakin kering dan panas dengan perubahan iklim serta aktivitas manusia dalam pembukaan lahan.

DiCaprio turut menyoroti dampak kebakaran terhadap lahan gambut. Menurutnya, kebakaran pada lahan gambut yang kaya karbon dapat melepaskan karbon dalam jumlah besar dan memperburuk persoalan iklim serta keanekaragaman hayati.

Perhatian khusus diberikan terhadap orangutan Kalimantan yang kehilangan habitat akibat kebakaran. Dalam unggahannya, DiCaprio memperlihatkan upaya penyelamatan orangutan yang dilakukan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Tengah bersama dukungan Borneo Orangutan Survival (BOS) Foundation.

Kondisi tersebut sejalan dengan laporan Kementerian Kehutanan yang menunjukkan bahwa karhutla telah berdampak terhadap satwa liar di sejumlah wilayah Kalimantan. Di Kalimantan Barat, misalnya, sebanyak 24 satwa liar berhasil diselamatkan sepanjang 1 Agustus hingga 10 September 2026, terdiri atas 15 orangutan, enam trenggiling, satu bekantan, satu kukang dan satu musang tenggalung.

Di Kalimantan Tengah, pemerintah juga memperkuat kerja sama antara Kementerian Kehutanan, BKSDA Kalteng dan organisasi konservasi untuk mempercepat penyelamatan satwa yang terdampak karhutla.

Sementara itu, BMKG mencatat kondisi El Niño dengan intensitas sangat kuat serta atmosfer yang relatif kering pada awal Oktober 2026. Kondisi tersebut turut meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan di sejumlah wilayah, termasuk Kalimantan.

Sorotan Leonardo DiCaprio tersebut menambah perhatian internasional terhadap dampak karhutla Indonesia, khususnya terhadap lingkungan, masyarakat dan keberlangsungan habitat satwa dilindungi. (naz/fsl)

Lebih baru Lebih lama