Trending

Tim Kesehatan Rutin Periksa Kesehatan dan Stamina Petugas Karhutla

 

PERIKSA : Tim kesehatan memberikan pelayanan dan pemeriksaan kesehatan kepada personel yang bertugas di pos siaga karhutla Banjarmasin/foto:bpbd

BANUATODAY.COM,BANJARMASIN – Untuk menjaga stamina personel di lapangan, tim kesehatan turun memberikan pelayanan ke pos-pos siaga karhutla di Banjarmasin.

Pelayanan ini menyasar petugas yang berjaga di sejumlah pos lapangan. Mereka menjalani pemeriksaan kesehatan sekaligus mendapat vitamin dan obat-obatan untuk menunjang kondisi tubuh selama bertugas.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Banjarmasin Husni Thamrin mengatakan, pelayanan kesehatan tersebut melibatkan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Banjarmasin sebagai bagian dari upaya mendukung kesiapsiagaan personel.

“Sejak 5 Oktober, kawan-kawan dari tim kesehatan mengunjungi pos lapangan setiap hari untuk memberikan pelayanan dan pemeriksaan kesehatan kepada personel yang bertugas,” ujarnya, Senin (12/10/2026).

Menurut Thamrin, kondisi kesehatan petugas perlu mendapat perhatian karena mereka harus siaga menghadapi potensi kebakaran lahan, termasuk melakukan pemadaman dan pembasahan di kawasan rawan.

Apalagi, pos lapangan beroperasi selama 24 jam dengan sistem pergantian sif. Personel bertugas mulai pukul 08.00 hingga 20.00 Wita, kemudian dilanjutkan sif berikutnya hingga pukul 08.00 Wita.

"Selain pemeriksaan kesehatan, tim juga memberikan vitamin dan obat-obatan untuk membantu menjaga stamina petugas," terangnya.

Upaya ini menjadi bagian dari dukungan terhadap personel gabungan yang disiagakan di tiga pos lapangan, masing-masing di Kelurahan Pemurus Dalam, Banjarmasin Selatan; Kelurahan Sungai Andai, Banjarmasin Utara; dan Kelurahan Sungai Lulut, Banjarmasin Timur.

Pos-pos tersebut disiapkan untuk mengantisipasi kebakaran lahan di wilayah perbatasan sekaligus mencegah api merembet ke permukiman warga

Tak hanya menjaga kondisi fisik petugas, BPBD juga melakukan langkah pencegahan di lapangan. Ketika tidak ada kebakaran, personel tetap melakukan pembasahan dan penyiraman pada lahan kering yang berpotensi terbakar.

Petugas juga beberapa kali membagikan masker kepada masyarakat di sekitar pos untuk membantu mengurangi risiko gangguan kesehatan akibat paparan asap.

"Dengan dukungan pelayanan kesehatan dan kesiapsiagaan personel, diharapkan penanganan karhutla dapat berjalan optimal tanpa mengabaikan kondisi petugas yang berada di garis depan," tutup Thamrin. (Yan/arf)

Lebih baru Lebih lama