Trending

Warga Tatah Pemangkih Laut Kesulitan Air, IMM Hadir Distribusikan 10 Ribu Liter Air Bersih

 

AIR :IMM Hadir Distribusikan 10 Ribu Liter Air Bersih ke warga Tatah Pemangkih/foto:ana

BANUATODAY.COM,BANJAR – Dampak kemarau panjang yang melanda Kalimantan Selatan menyebabkan terjadinya krisis air bersih bagi masyarakat di sejumlah wilayah.

Merespons situasi yang berkepanjangan tersebut, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kalsel kembali menyalurkan bantuan air bersih. Kali ini, sasaran bantuan adalah warga di Desa Tatah Pemangkih Laut, Kabupaten Banjar, pada Kamis (29/10)

Kegiatan bertajuk IMM Care tersebut menyalurkan total hampir 10 ribu liter air bersih. Penyaluran pertama menyasar warga di RT 02 pada sore hari, kemudian dilanjutkan kepada warga di RT 01 pada waktu Magrib.

Ketua IMM Kalsel, Fery Setiadi, mengatakan bahwa kegiatan kali ini didukung oleh Bupati Banjar H. Saidi Mansyur dan Anggota DPRD Kalsel dari Fraksi Nasdem, Ahmad Syarwani.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada Bupati Banjar Saidi Mansyur dan Anggota DPRD Ahmad Syarwani yang sudah berkolaborasi dengan IMM Kalsel untuk membantu warga Desa Tatah Pemangkih Laut yang terdampak krisis air bersih," ungkap Fery.

Fery menambahkan, gerakan sosial ini tidak hanya menyasar Kabupaten Banjar.

"Sampai saat ini IMM sudah bergerak di dua wilayah lainnya, yaitu Kabupaten Barito Kuala (Batola) dan Kota Banjarmasin. Hingga hari ini, kami sudah menyalurkan bantuan air bersih sebanyak 50 tangki di tiga kabupaten/kota tersebut," jelasnya.

Ia berharap masyarakat bisa berlapang dada menghadapi kondisi ini dan berdoa agar musibah kekeringan serta kebakaran hutan dan lahan (karhutla) segera berlalu.

Sementara itu, mewakili perangkat desa, Kepala Urusan Keuangan Desa Tatah Pemangkih Laut, Azami Faisal Saputra, menyampaikan rasa terima kasihnya atas bantuan air bersih tersebut.

"Bantuan ini sangat membantu meringankan keperluan air sehari-hari, mengingat daerah kami ini berada di ujung jalur pipa PTAM Intan Banjar. Apalagi di musim kemarau seperti sekarang. Mudah-mudahan ke depannya ada perbaikan pipa PTAM agar kebutuhan air bersih warga bisa tercukupi," ujar Azami.

Hal senada disampaikan oleh H. Salapuddin, Ketua Komplek Bumi Wahyu Utama 9. Ia sangat bersyukur atas pasokan air yang diberikan.

"Kami sangat antusias menerima bantuan ini. Saya atas nama warga dan ketua komplek mengucapkan ribuan terima kasih. Kami juga sangat berharap nantinya ada bantuan susulan," tuturnya.

Salapuddin menceritakan sulitnya warga mendapatkan air selama musim kemarau. Sebelumnya, selama 15 hari air sama sekali tidak mengalir. 

"Warga sangat mengharapkan bantuan dari semua pihak. Jika harus membeli air sendiri, tentu memerlukan biaya tambahan lagi. Di Komplek Bumi Wahyu 9 ini permukimannya lumayan padat, ada sekitar 600 Kepala Keluarga (KK). Bantuan ini sangat berarti bagi kami," pungkasnya.(Naz/fsl)

Lebih baru Lebih lama