Trending

Bertemu KPU RI, Ini Harapan Komnas Perempuan Terkait Pemilu 2024

03062023 - BANUATODAY.COM - Komisioner KPU RI Idham Holik dan Wakil Ketua Komnas Perempuan Olivia Chadidjah - Dok KPU RI.jpg
AUDENSI - Komisioner KPU RI Idham Holik dan Wakil Ketua Komnas Perempuan Olivia Chadidjah. (Dok KPU RI)


BANUATODAY.COM, JAKARTA - Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Idham Holik menerima audiensi Komisi Nasional Anti-Kekerasan terhadap Perempuan (Komnas Perempuan) membahas pemilu berperspektif gender dan kampanye Jeli, Inisiatif, Toleransi, dan Ukur (JITU), di kantor KPU, Rabu (31/5/2023).

Idham menyambut baik audiensi yang dilakukan dan mengatakan bahwa KPU berkomitmen mewujudkan pemilu inklusif. 

Dalam beberapa pertemuan KPU mengingatkan kepada para caleg dan partai politik, dari sekian banyak program yang harus ada satu program Women and Empowerment, berkaitan pemberdayaan perempuan yang nantinya menjadi orientasi dalam pengambilan kebijakan.

BACA JUGA Kabareskrim Sebut Dugaan Kebocoran Putusan MK Sedang Diusut, Sesuai Arahan Kapolri

Lebih lanjut, Idham menyampaikan bahwa dalam pemungutan suara, KPU juga akan memprioritaskan ibu-ibu menyusui dan ibu lansia dengan pelayanan khusus sehingga mereka tidak berlama-lama di TPS.

Sebelumnya, Wakil Ketua Komnas Perempuan Olivia Chadidjah menyampaikan terkait maksud dan tujuan melakukan audiensi ke KPU yakni untuk memajukan hak-hak perempuan.

"Kepentingan kami bisa bersama-sama dengan KPU dan negara menghadirkan pemilu ramah perempuan dan inklusif," ucap Olivia. 

Olivia menanyakan terkait Peraturan KPU Nomor 10 Tahun 2023 terkait Pencalonan Anggota DPR, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota terkhusus aturan keterwakilan perempuan 30 persen, dan juga menyangkut kekerasan seksual yang dinilai Komnas Perempuan tahun politik rentan terhadap kekerasan perempuan sehingga harus diantisipasi untuk menghadapi momen demokrasi elektoral tersebut. 

"Kami berharap akan memberikan begitu banyak solusi khususnya bagi perempuan di Indonesia," ujar Olivia. 

Merespons hal tersebut Idham menyampaikan, KPU mencatat masukan Komnas Perempuan yang mendorong lebih banyak perempuan terpilih dalam pemilihan legislatif dan caleg perempuan memahami gerakan kesetaraan gender. 

"InsyaAllah apa yang disampaikan akan diteruskan ke rekan-rekan (satker) di daerah untuk mendorong partisipasi perempuan,agar suara perempuan didengar," kata Idham.

Lebih lanjut, Idham menilai juga penting perempuan yang menduduki jabatan memiliki keberpihakan lebih tegas lagi ke sesama perempuan. Diakhir audiensi, Idham menyampaikan mendukung kampanye JITU bersama Komnas Perempuan untuk mewujudkan demokrasi lebih bermakna. 

Hadir dalam audiensi, Komisioner Komnas Perempuan Veryanto Sitohang, Rainy Hutabarat, Tiasri Wiandani dan jajarannya serta Tenaga Ahli dan jajaran Setjen KPU. (pr/win)

BACA JUGA Kris Dayanti Berharap Masyarakat Mudah Mendapatkan Darah di PMI Tanpa Biaya


Lebih baru Lebih lama