Trending

Pemprov Kalsel Lakukan Penanaman Pohon untuk Memaksimalkan Fungsi KAPET Batulicin

BAHAS - Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, Roy Rizali Anwar, memimpin rapat membahas penghijauan di KAPET Batulicin, Jumat (2/2/2024). (pemprov kalsel)

 

BANUATODAY.COM, BANJARBARU - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Selatan (Kalsel) berkomitmen dalam meningkatkan tutupan lahan dan memaksimalkan fungsi Kawasan Pengembangan Ekonomi Terpadu (KAPET) Batulicin melalui aksi penanaman pohon.

“Maka dari itu, kami telah melakukan sosialisasi dengan melibatkan masyarakat pada Kamis (1/2) di aula Kantor Kecamatan Simpang Empat Kabupaten Tanah Bumbu dalam persiapan penanaman pohon sebagai pembangunan hutan rakyat seluas kurang lebih 100 hektare untuk optimalisasi KAPET Batulicin,” kata Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, Roy Rizali Anwar, Banjarbaru, Jumat (2/2/2024).

Roy menjelaskan, dari pembangunan hutan rakyat dapat menjadi model bagi daerah lainnya dalam mengembangkan ekonomi berbasis keberlanjutan.

“Sehingga memberikan dampak positif yang akan dihasilkan, baik dalam aspek lingkungan maupun ekonomi untuk mewujudkan KAPET Batulicin yang lebih baik di masa mendatang,” tutur Roy.

Direktur Jenderal Planologi Kehutanan dan Tata Lingkungan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Hanif Faisol Nurofiq mengajak, seluruh komponen masyarakat untuk turut serta dalam penanaman pohon yang akan menjadi bagian integral dari KAPET Batulicin.

BACA JUGA: Kapolda Irjen Pol Winarto Bangga Warga Kalsel Cinta Damai dan Bersatu Menjelang Pemilu 2024

“Memang pembangunan hutan rakyat sebagai upaya pelestarian lingkungan dan pemanfaatan lahan yang berkelanjutan dalam memantapkan fungsi KAPET Batulicin,” imbuh Hanif.

Sementara itu, Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kalsel, Fathimatuzzahra mengatakan, penanaman pohon bukan hanya penghijauan semata tetapi juga membangun kembali ekosistem hutan yang mulai berkurang.

“Mari kita bersama-sama gelorakan gerakan revolusi hijau secara berkelanjutan dan terus tanamkan kesadaran bahwa setiap batang pohon yang ditanam adalah wujud kepedulian terhadap lingkungan,” terang Fathimatuzzahra. (adp/fsl)

Lebih baru Lebih lama