Trending

DPRD Setujui Penambahan Penyertaan Modal Rp400 Miliar untuk Perkuat Bank Kalsel dan Dorong UMKM

PERTUMBUHAN: DPRD Kalimantan Selatan setujui penambahan penyertaan modal Rp400 miliar kepada Bank Kalsel - Foto Net

BANUATODAY.COM, BANJARMASIN - Dalam rapat paripurna yang digelar di Banjarmasin pada Selasa (25/11/2025), DPRD Kalimantan Selatan resmi menyetujui penambahan penyertaan modal sebesar Rp400 miliar kepada Bank Kalsel. Persetujuan tersebut ditandai dengan penandatanganan Peraturan Daerah (Perda) oleh Wakil Gubernur Kalsel H. Hasnuryadi Sulaiman, yang mewakili Gubernur H. Muhidin, bersama pimpinan DPRD.

Gubernur Muhidin menilai penambahan modal ini sebagai langkah strategis untuk memperkuat posisi Bank Kalsel dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. Menurutnya, bank daerah memiliki peran besar terutama dalam mendukung pengembangan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

“Langkah ini kami lakukan guna mendorong percepatan pengembangan UMKM di Kalimantan Selatan agar bank daerah mampu memberikan kontribusi yang lebih besar bagi pembangunan,” ucap Wakil Gubernur Hasnuryadi.

Raperda yang mengatur penyertaan modal tersebut telah melalui proses fasilitasi Kementerian Dalam Negeri untuk memastikan kesesuaian regulasi. Pemerintah Provinsi menyampaikan apresiasi kepada DPRD dan Panitia Khusus yang telah bekerja intensif hingga regulasi ini dapat diselesaikan.

Wakil Ketua Pansus, Nor Fajri, menjelaskan bahwa pembahasan dilakukan secara komprehensif, termasuk peninjauan lapangan untuk menghimpun masukan terkait substansi raperda. Ia menyampaikan bahwa tambahan modal Rp400 miliar akan diberikan secara bertahap pada tahun 2026 dan 2027, sesuai ketentuan PP Nomor 54 Tahun 2017 tentang BUMD.

Fajri menyebut kebijakan ini krusial untuk memperkuat struktur permodalan Bank Kalsel sehingga mampu meningkatkan pelayanan publik dan mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. Dengan dukungan ini, Bank Kalsel diharapkan lebih optimal dalam penyaluran pembiayaan, terutama untuk sektor UMKM yang menjadi motor perekonomian masyarakat Kalimantan Selatan. (naz/fsl)

Lebih baru Lebih lama