![]() |
| MEGAH: Rencana gedung Koperasi Desa Merah Putih di Indonesia - Foto Dok Nett |
BANUATODAY.COM, KALTENG- Koordinasi terus dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barito Utara (Barut) dalam rangka mempercepat pendataan lahan untuk pembangunan fisik koperasi desa/kelurahan Merah Putih (KDMP).
“Sampai hari ini tercatat 44 desa dan kelurahan telah menyatakan kesiapan lokasi pembangunan koperasi sebagai bentuk dukungan terhadap program nasional ini. Prosesnya juga dilakukan secara sinergis dengan Kodim 1013 Muara Teweh,” ungkap Inspektur Daerah Barut Rakhmat Muratni saat memimpin rapat koordinasi.
Dirinya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam mempercepat pendataan lahan dan memastikan kesiapan lokasi pembangunan koperasi di setiap desa dan kelurahan.
Ia juga menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor agar proses pembangunan fisik dapat berjalan efektif dan sesuai dengan rencana pusat maupun daerah.
"Pemerintah daerah berharap hasil koordinasi ini dapat menghasilkan rencana kerja yang terukur, realistis, dan berdampak langsung bagi masyarakat desa," tambahnya.
Kegiatan rakor ini menjadi bentuk nyata kolaborasi antara Pemkab Barut, Kodim 1013 Muara Teweh, dan perangkat daerah dalam mempercepat pembangunan fisik Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, sebagai langkah strategis menuju kemandirian ekonomi desa yang tangguh dan berkelanjutan.
Sebelumnya, Wakil Bupati Barut Felix Sonadie Y Tingan menegaskan bahwa pembangunan Koperasi Merah Putih bukan hanya sekedar proyek fisik, tetapi merupakan gerakan ekonomi rakyat berbasis desa.
Koperasi Merah Putih harus menjadi simbol kebangkitan ekonomi rakyat, tempat bernaungnya pelaku UMKM, petani, dan pengrajin.
“Karena itu, pembangunan fisik harus diiringi pembangunan mental, sistem manajemen, dan komitmen moral dari semua pihak,” tukasnya.
Sumber: Nett

