![]() |
| KETERANGAN - Kadishub Banjar, I Gusti Nyoman, memberikan keterangan kepada wartawan. (Istimewa) |
BANUJATODAY.COM, MARTAPURA - Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Banjar, I Gusti Nyoman, memastikan bahwa pengamanan jalur sungai dalam rangka pelayanan jemaah pada momen keagamaan 5 Rajab di Martapura berjalan aman dan terkendali, Minggu (28/12/2025).
Ia menjelaskan bahwa kondisi muka air sungai saat ini mengalami kenaikan sehingga sejumlah kapal dengan spesifikasi besar belum dapat melintasi Jembatan Ambulung.
Untuk sementara, kapal-kapal tersebut diminta bertahan sebelum jembatan dan memanfaatkan dermaga yang telah disiapkan pemerintah daerah.
“Beberapa kapal dengan ukuran besar tidak dapat melewati Jembatan Ambulung karena kondisi air. Untuk sementara mereka bertahan sebelum jembatan. Di sana sudah ada dermaga, termasuk dermaga dekat Masjid Ambulung yang kami bangun tahun lalu, sehingga jemaah bisa turun ke darat dengan aman,” ujar I Gusti Nyoman.
Berdasarkan data hingga pukul 12.00 Wita, tercatat 519 perahu jemaah telah tiba di kawasan Martapura. Namun jumlah tersebut diperkirakan masih akan bertambah karena masih terdapat armada yang mengalami keterlambatan dan belum seluruhnya tercatat dalam sistem pendataan.
“Data terakhir jam 12 siang, 519 perahu yang datang. Sore ini kemungkinan masih bertambah karena ada beberapa kedatangan yang belum terdata,” jelasnya.
Mayoritas jemaah yang menggunakan transportasi sungai berasal dari Sampit, Pangkalan Bun, Kapuas, serta wilayah Margasari.
Jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, jumlah sementara tahun ini masih lebih rendah dari capaian tahun lalu yang mencapai sekitar 1.500 perahu, namun pihak Dishub optimistis angka tersebut akan meningkat hingga malam hari.
“Tahun lalu sekitar 1.500 kapal. Tahun ini masih di bawah itu, tapi kami menunggu sampai kegiatan malam nanti. Insya Allah masih ada kemungkinan bertambah,” tambahnya.
Ia juga menyampaikan bahwa secara umum kondisi perjalanan jemaah melalui jalur sungai berlangsung aman. Meski sempat terjadi satu insiden kecil berupa jemaah yang terjatuh ke sungai, namun dapat segera ditangani tanpa menimbulkan korban.
“Ada laporan satu orang sempat jatuh ke sungai, tapi alhamdulillah bisa ditangani dengan baik,” ungkapnya.
Dinas Perhubungan Kabupaten Banjar bersama instansi terkait terus melakukan pemantauan intensif terhadap kondisi lalu lintas sungai, pasang surut air, serta keselamatan para jemaah demi memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib, lancar, dan aman. (mc/ewa)

