![]() |
| WAWANCARA: Anggota DPRD Kabupaten Barut Edi Fran Aji - Foto Dok Nett |
BANUATODAY.COM, KALTENG- Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, Koperasi dan UKM (Disnakertranskop UKM) Kabupaten Barito Utara (Barut) M. Mastur, bersama Kepala Bidang Tenaga Kerja Ronal Aprianto dan JF Pengantar Kerja melaksanakan kunjungan kerja ke PT TCM–PT Bharinto Ekatama (BEK) dalam rangka koordinasi ketenagakerjaan, Program Pemagangan Dalam Negeri (PDN) Tahun 2026, serta pelaksanaan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional Tahun 2026.
Kegiatan tersebut dilaksanakan selama dua hari, Jumat dan Sabtu (16–17/1/2026) bertempat di area TCM–BEK Muara Bunyut–Melak, Kabupaten Kutai Barat, Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim).
Kunjungan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Bupati Barut H. Shalahuddin, dalam rangka memastikan pelaksanaan ketenagakerjaan berjalan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Kepala Disnakertranskop UKM Baut M. Mastur, menyampaikan bahwa koordinasi tersebut bertujuan memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan pihak perusahaan, khususnya terkait pemenuhan hak dan kewajiban tenaga kerja.
“Koordinasi ini penting untuk memastikan hak dan kewajiban tenaga kerja terpenuhi, termasuk dalam pelaksanaan program pemagangan serta penerapan standar keselamatan dan kesehatan kerja,” ujarnya, senin (19/1/2026).
Menanggapi kegiatan itu, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Barut Edi Fran Aji, menyampaikan dukungan atas langkah Disnakertranskop UKM yang aktif melakukan koordinasi dan pengawasan langsung ke perusahaan.
Menurut dia, kunjungan kerja seperti ini sangat penting untuk memastikan perlindungan tenaga kerja asal Barut yang bekerja di sektor industri, sekaligus menjamin penerapan standar K3 berjalan optimal.
“Kami di DPRD mendukung penuh upaya Disnakertranskop UKM dalam melakukan pengawasan langsung ke perusahaan. Perlindungan tenaga kerja, pelaksanaan pemagangan yang berkualitas, serta penerapan K3 harus menjadi prioritas bersama,” ujar Edi Fran Aji, selasa (20/1/2026) di Muara Teweh.
Ia menambahkan, DPRD Barut akan terus mendorong sinergi antara pemerintah daerah dan dunia usaha agar iklim ketenagakerjaan di Barito Utara tetap kondusif, aman, dan berkelanjutan.
“Tenaga kerja yang terlindungi dan lingkungan kerja yang aman akan berdampak positif pada produktivitas perusahaan serta kesejahteraan masyarakat,” tukasnya.
Sumber: Nett

