Trending

Garuda Indonesia Gandeng Kejagung untuk Proses Pengadaan Barang dan Jasa Layanan Haji

 

HAJI - Kerjasama Garuda Indonesia dengan Jamdatun Kejagung RI. (Istimewa)

BANUATODAY.COM, JAKARTA - Garuda Indonesia terus memperkuat komitmennya dalam membangun tata kelola perusahaan yang solid, khususnya pada proses pengadaan barang dan jasa untuk layanan penerbangan ibadah haji.

Seluruh mekanisme internal dirancang agar selaras dengan mandat Kementerian Haji serta dijalankan secara akuntabel, transparan, dan berintegritas.

Dalam kerangka tersebut, Garuda Indonesia menjalin sinergi strategis dengan Jaksa Agung Muda Perdata dan Tata Usaha Negara (Jamdatun) Kejaksaan Agung (Kejagung).

Pada Selasa (20/1), Wakil Direktur Utama Garuda Indonesia Thomas Oentoro menggelar diskusi bersama Jamdatun, Narendra Jatna, dan Direktur Pertimbangan Hukum Irene Putrie di Kantor Kejaksaan Agung RI.

Pertemuan ini menitikberatkan pada penguatan pendampingan hukum dalam penyelenggaraan layanan penerbangan haji, termasuk aspek pengadaan perlengkapan penunjang seperti koper bagi jemaah.

Kerja sama tersebut menjadi langkah preventif Garuda Indonesia untuk memastikan seluruh proses layanan haji berjalan sesuai prinsip Good Corporate Governance (GCG).

Upaya ini sekaligus bertujuan meminimalkan potensi risiko hukum di setiap tahap operasional maupun pengadaan.

“Kolaborasi dengan Jamdatun ini juga merupakan bagian dari komitmen Garuda Indonesia untuk senantiasa menjaga tata kelola internal yang kuat, transparan, dan akuntabel di seluruh aspek mandat pelayanan haji utamanya,” ujar Thomas Oentoro.

“Pendampingan ini juga selaras dengan upaya kami dalam membuka kesempatan yang setara dan kompetitif bagi para vendor serta mitra usaha, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan koper haji bagi jemaah.”

Melalui sinergi ini, Garuda Indonesia menegaskan perannya tidak hanya sebagai penyedia layanan transportasi udara, tetapi juga sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendukung kelancaran, kenyamanan, dan kepastian hukum dalam penyelenggaraan ibadah haji, demi memberikan layanan terbaik bagi para jemaah Indonesia. (rls/ewa)


Lebih baru Lebih lama