![]() |
| Kebun Raya Banua |
BANUATODAY.COM, BANJARBARU - Inovasi terus dilakukan UPTD Kebun Raya Banua dalam upaya mendukung wisata di Kalimantan Selatan.
UPTD Kebun Raya Banua saat ini tengah menyiapkan inovasi dan penataan kawasan sebagai bagian dari strategi pengembangan pada tahun 2026.
Plt. Kepala UPTD Kebun Raya Banua, Firmansyah, menyampaikan bahwa tahun depan akan difokuskan pada penataan lanskap guna meningkatkan kenyamanan dan daya tarik kawasan.
“Pada tahun 2026 konsep besar kami adalah penataan. Kami akan banyak membuat dan menata landscape taman tanpa mengurangi sedikit pun komitmen terhadap kebersihan,” ujar Firmansyah di Banjarbaru, Selasa (20/1/2025).
Ia menjelaskan, fokus penataan tersebut merupakan kelanjutan dari konsep pengelolaan tahun sebelumnya.
Jika pada 2025 kebersihan menjadi prioritas utama, maka pada tahun 2026 penataan kawasan akan diperkuat untuk menciptakan lingkungan yang lebih tertata dan estetik.
Selain penataan, Kebun Raya Banua juga mendorong pengembangan inovasi wisata melalui kerja sama dengan pihak ketiga.
BACA JUGA : Korban Kebakaran Desa Galumbang Terima Bantuan dari GOW Balangan
Salah satunya adalah kelanjutan kolaborasi dengan SMKN 2 Banjarmasin dalam pengembangan episode lanjutan Kastura Kedua.
“Kami masih berencana bekerja sama dengan SMKN 2 Banjarmasin untuk kelanjutan episode Kastura Kedua, sebagai bagian dari inovasi edukasi dan wisata,” ungkapnya.
Tidak hanya itu, pihaknya juga tengah menjajaki inovasi wisata berbasis pengalaman imersif seperti yang diterapkan di Jatim Park II.
“Apabila memungkinkan, kami ingin menghadirkan inovasi wisata imersif. Harapannya ini bisa terwujud dan menjadi daya tarik baru bagi pengunjung,” kata Firmansyah.
Terkait tantangan, ia menyebutkan bahwa faktor cuaca masih menjadi kendala utama pengelolaan kebun raya.
Oleh karena itu, dukungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan sangat dibutuhkan, khususnya dalam pembangunan fasilitas pendukung.
“Kami berharap dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Kalsel agar dapat membangun fasilitas seperti gazebo, ruang perkantoran, dan mess untuk mengantisipasi cuaca ekstrem, baik panas maupun hujan,” pungkasnya. (mc/ewa)

